MAKASSAR — Executive Director 4 PT Pelindo Regional 4 Akhirman bersama jajaran manajemen Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar bertemu Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Agenda pertemuan menyasar peningkatan layanan kepelabuhanan, konektivitas maritim, dan kelancaran distribusi logistik di wilayah tersebut.
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) turut mendampingi pertemuan sebagai anak usaha Pelindo yang bergerak di bidang jasa kemaritiman. PJM berperan mendukung operasional pelabuhan lewat layanan pemanduan dan penundaan kapal, jasa peralatan, serta layanan maritim lainnya.
Mengapa Koordinasi dengan Pemda Dianggap Penting
Koordinasi dengan pemerintah daerah dinilai penting untuk memastikan layanan kepelabuhanan berjalan optimal dan sesuai kebutuhan pengguna jasa. Sulawesi Selatan sendiri menjadi salah satu pusat perdagangan dan distribusi logistik di kawasan Indonesia Timur.
Peningkatan kualitas layanan pelabuhan dan kelancaran arus barang menjadi faktor penentu aktivitas ekonomi di kawasan itu. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyambut baik pertemuan tersebut dan menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dengan Pelindo.
"Sinergi antara pemerintah daerah dan Pelindo sangat penting untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang berkelanjutan," ujar Andi Sudirman.
Komitmen PJM: Layanan Andal dan Tata Kelola Kuat
SVP Sekretaris Perusahaan PT PJM Amy Purwa A. menyatakan pihaknya siap mendukung langkah Pelindo Group memperkuat kerja sama dengan Pemprov Sulsel. Fokusnya meningkatkan keandalan layanan kemaritiman.
"PJM berkomitmen memberikan layanan jasa kemaritiman yang andal, aman, dan efisien. Koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran operasional pelabuhan sekaligus memenuhi kebutuhan pengguna jasa," ujar Amy.
Amy menambahkan, peningkatan kualitas layanan perlu didukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik, pengawasan internal yang efektif, serta pengelolaan risiko yang terukur.
"Dengan tata kelola yang kuat dan pengelolaan risiko yang baik, kami ingin memastikan setiap layanan PJM dapat berjalan optimal serta memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa," tambahnya.
Sejalan dengan Transformasi Danantara
Melalui pertemuan tersebut, PJM menegaskan komitmen meningkatkan kualitas layanan kemaritiman dan memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan. Tujuannya mendukung kelancaran arus logistik di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur.
Langkah itu sejalan dengan arah transformasi Danantara yang mendorong peningkatan kinerja operasional, penguatan tata kelola, dan pengembangan layanan berorientasi kebutuhan pengguna jasa.