BONE — Dukungan itu disampaikan langsung Letkol Arm Rianto Hartomo saat menghadap jajaran pemerintah daerah. Ia menegaskan Yonarmed 21/Kawali akan bersinergi dengan Pemkab Bone dan seluruh unsur Forkopimda demi kelancaran agenda olahraga terbesar di Sulawesi Selatan tersebut.
Rapat koordinasi itu dihadiri Penjabat Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, serta jajaran pimpinan instansi vertikal dan Forkopimda Kabupaten Bone.
75 Prajurit Disiapkan, Menunggu Permintaan Resmi Pemkab Bone
Soal jumlah personel, Rianto mengaku belum menerima angka pasti dari Pemkab Bone. Namun satuan berpangkat komandan batalyon itu menyatakan kesiapan mengerahkan kekuatan setingkat kompi bila permintaan resmi datang.
"Belum ada informasi perihal berapa jumlah personel yang dibutuhkan. Akan tetapi saat ada permintaan pasukan, pada dasarnya Yonarmed siap dengan jumlah satuan setingkat kompi sejumlah 75 orang," jelasnya.
Ia menambahkan, konfirmasi resmi dari Pemkab Bone perihal keterlibatan Yonarmed 21/Kawali belum turun. Permintaan yang masuk sejauh ini baru sebatas penyampaian awal saat rapat pendahuluan.
"Hanya baru meminta bantuan bersih-bersih stadion dan rencana menstandbykan personel untuk di Posko, namun baru penyampaian awal saat rapat pendahuluan saja," ujarnya.
Perbantuan Awal: Penataan Sarana dan Posko Pendukung
Koordinasi yang berjalan sejauh ini masih berkisar pada perbantuan penataan sarana dan posko pendukung. Rianto menyebut skenario penyiapan pasukan sudah disusun agar personel bisa digerakkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.
"Pada prinsipnya, kami siap mendukung pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Porprov Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026. Kami siap bersinergi dengan seluruh unsur Forkopimda demi kelancaran kegiatan ini termasuk dukungan personil TNI dalam mengawal agenda olahraga terbesar ini," tegas Letkol Arm Rianto Hartomo.
Bone Jadi Pusat Pembukaan, Wajo Pusat Penutupan
Kabupaten Bone dipercaya menjadi tuan rumah bersama Kabupaten Wajo pada Porprov XVIII Sulsel 2026. Bone dijadwalkan menjadi pusat seremoni pembukaan, sedangkan seremoni penutupan dipusatkan di Kabupaten Wajo.
Ribuan atlet dan ofisial dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan akan memadati Bone pada gelaran tersebut. Puncak acara tinggal menghitung hari, tepatnya 7 November 2026.
Rianto menegaskan kesuksesan Porprov bukan semata tanggung jawab pemerintah daerah. Menurutnya, gelaran itu butuh keterlibatan lintas sektor, dari TNI-Polri hingga seluruh elemen masyarakat.