MAKASSAR — Ribuan warga tumpah ruah mengikuti jalan sehat yang dilepas langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Kepala OJK Sulsel-Sulbar Moch. Muchlasin. Peserta memenuhi area depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel sejak pagi.
Antusiasme peserta terlihat dari ramainya lapangan sejak sebelum pelepasan. Panitia menyiapkan sejumlah hadiah bagi peserta yang beruntung.
Hadiah Utama Paket Umrah hingga Motor Listrik
Panitia menyiapkan paket umrah sebagai hadiah utama, disusul motor listrik, sepeda listrik, dan beragam hadiah menarik lainnya. Hadiah-hadiah itu menjadi pemikat warga untuk datang dan bergerak bersama.
Selain berolahraga, kegiatan ini dirancang sebagai kanal edukasi keuangan syariah bagi masyarakat. Peserta mendapat paparan soal pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah di sela rangkaian acara.
Gubernur: Olahraga Itu Investasi Paling Sederhana
Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyebut olahraga sebagai investasi sederhana dengan manfaat besar bagi kesehatan tubuh dan mental. Berjalan kaki rutin disebutnya mampu menjaga kebugaran, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menekan stres.
Ia mengajak warga meninggalkan kebiasaan malas bergerak atau mager. Aktivitas fisik perlu dibiasakan dalam keseharian, bukan hanya saat ada acara besar.
"Lawan mager, biasakan bergerak, dan jadikan hidup sehat sebagai bagian dari keseharian. Kita ingin masyarakat Sulawesi Selatan menjadi masyarakat yang aktif, produktif, sehat jasmani dan rohani," ujarnya.
Literasi Keuangan Syariah Jadi Sasaran Kedua
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan dua hal sekaligus lewat kegiatan ini: semangat hidup sehat dan kesadaran mengelola keuangan, khususnya keuangan syariah. Keduanya dinilai saling melengkapi dalam membangun kualitas hidup warga.
Kolaborasi dengan OJK Sulsel-Sulbar menempatkan jalan sehat sebagai pintu masuk kampanye literasi dan inklusi keuangan syariah. Pendekatan lewat kegiatan massa dinilai lebih efektif menjangkau warga dibanding sosialisasi formal.
Pemprov berharap gelaran serupa terus memperluas jangkauan literasi keuangan syariah di tingkat kampung dan kelurahan. Peserta yang hadir diharapkan menularkan kebiasaan sehat dan pemahaman keuangan ke lingkungan masing-masing.