MAKASSAR — Sebanyak 269 pelaku UMKM menerima peralatan produktif sesuai jenis usaha masing-masing. Rinciannya, 46 unit mesin jahit, 42 unit gerobak UMKM Andalan Hati, 40 unit mesin kopi, 70 unit mesin obras, dan 71 unit mesin continuous.
Peralatan diserahkan langsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Naoemi Octarina mendampingi Andi Sudirman Sulaiman dalam proses penyerahan tersebut.
Seleksi Berlapis Sebelum Bantuan Turun
Bantuan tidak diberikan begitu saja. Calon penerima wajib mendaftar, lalu melewati verifikasi administrasi, wawancara, kunjungan lapangan, hingga pengumuman hasil seleksi.
Penerima yang lolos juga mendapat pelatihan kewirausahaan sebagai pembekalan. Tujuannya agar peralatan yang diterima benar-benar terkelola dan usaha bisa berkembang.
Pemprov Sulsel menggandeng TP PKK dan Dinas Koperasi dalam program ini. Kolaborasi itu menyasar pelaku usaha rumahan dan perempuan mandiri yang selama ini produksinya terbatas alat.
Dorong Produktivitas dan Perluas Pasar
Dukungan peralatan diharapkan menaikkan kapasitas produksi penerima. Pelaku UMKM juga didorong memperluas pasar dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Dengan alat yang sesuai kebutuhan, efisiensi dan kualitas produksi bisa meningkat. Daya saing produk lokal pun ikut terdorong.
Naoemi Octarina menempatkan pemberdayaan ekonomi keluarga sebagai salah satu perhatian utama TP PKK Sulsel. Kehadirannya dalam penyerahan ini menegaskan posisi gerakan pemberdayaan keluarga dalam mendorong kemandirian ekonomi warga.
Sinergi Pemerintah dan TP PKK
Program ini menyambung kerja Pemprov Sulsel bersama TP PKK dalam penguatan ekonomi keluarga. Sasaran akhirnya bukan sekadar bantuan alat, melainkan UMKM yang tumbuh dan berkontribusi lebih besar ke perekonomian daerah.
Penyerahan berlangsung di tengah rangkaian peringatan 357 tahun Sulawesi Selatan. Pemberdayaan UMKM ditempatkan sebagai salah satu agenda peringatan itu.