Pencarian

IHSG Rebound ke 5.077,80 Pagi Ini, Naik 1,63% Usai Sebulan Anjlok 19%

Selasa, 20 Oktober 2026 • 09:38:01 WIB
IHSG Rebound ke 5.077,80 Pagi Ini, Naik 1,63% Usai Sebulan Anjlok 19%
IHSG menguat 1,63% ke level 5.077,80 pada pembukaan perdagangan pagi ini.

SULAWESI SELATAN — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat ke level 5.077,80 pada pembukaan perdagangan, naik 80,91 poin atau 1,63% dari posisi sebelumnya. Penguatan indeks terjadi setelah IHSG sempat masuk zona merah di awal sesi, dengan 312 saham naik dan 309 saham melemah. Kenaikan pagi ini datang setelah IHSG terpuruk 19,11% dalam sebulan terakhir dan 41,28% sepanjang 2026.

Volume perdagangan pagi ini mencapai 7,297 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,615 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 187.294 kali, sementara 112 saham bergerak stagnan.

Breadth Pasar Masih Timpang, 309 Saham Justru Melemah

Kenaikan indeks tidak sepenuhnya tercermin di seluruh pasar. Sebanyak 312 saham menguat berbanding 309 saham yang melemah, sehingga rasio saham naik-turun nyaris berimbang.

Kondisi itu menandakan penguatan IHSG lebih ditopang segelintir saham berkapitalisasi besar ketimbang penguatan merata. Bagi investor ritel, breadth yang tipis seperti ini biasanya jadi sinyal bahwa rebound belum tentu berlanjut ke sesi berikutnya.

Setelah Sebulan Terkoreksi 19,11%, di Mana Posisi IHSG?

Sepanjang sebulan terakhir, IHSG melemah 19,11%. Koreksi itu membuat indeks kehilangan hampir seperlima nilainya dalam waktu relatif singkat.

Sepanjang 2026, pelemahan indeks bahkan mencapai 41,28%. Artinya, level 5.077,80 pagi ini masih jauh di bawah posisi awal tahun, dan kenaikan 1,63% baru menutup sebagian kecil dari koreksi yang sudah berlangsung.

Dengan rentang pergerakan sebesar itu, volatilitas harian di atas 1% kini jadi hal biasa. Investor perlu menimbang apakah penguatan pagi ini adalah awal pembalikan arah atau sekadar technical rebound di tengah tren turun yang belum patah.

Yang Perlu Dicermati Investor di Sesi Berikutnya

Rebound pagi ini belum disertai data nilai transaksi asing, sehingga belum bisa dipastikan apakah penguatan ditopang aliran dana masuk atau hanya aksi beli jangka pendek. Tanpa net buy asing yang konsisten, penguatan indeks rawan pudar menjelang penutupan.

Perhatian juga layak diarahkan ke saham-saham yang memimpin kenaikan. Jika penggerak utama hanya kelompok kapitalisasi jumbo, indeks bisa tetap hijau sementara mayoritas saham justru merah seperti terlihat dari 309 saham yang melemah pagi ini.

Bagi pelaku pasar, level 5.090 yang sempat disentuh menjadi acuan terdekat. Selama IHSG bertahan di atas level pembukaan, peluang penguatan lanjutan masih terbuka. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan area itu berisiko mengembalikan indeks ke zona merah seperti di awal sesi.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks