MAKASSAR — Penghargaan diterima Andi Sudirman di sela pelantikan pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031. PWI Sulsel menilai kontribusi gubernur pada pembangunan dan penguatan konektivitas daerah layak diapresiasi lewat penghargaan tersebut.
Andi Sudirman hadir langsung di Hotel Grand Claro Makassar. Ia menyampaikan harapan agar kepengurusan baru PWI Sulsel tidak sekadar menjalankan organisasi, tetapi ikut mengawal arah pembangunan provinsi.
Peran Pers dalam Mengawal Pembangunan Sulsel
Menurut Andi Sudirman, posisi pers strategis dalam proses pembangunan. Ia menilai jurnalis punya andil besar menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.
"PWI memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan sekaligus mendorong peningkatan kualitas jurnalis di Sulawesi Selatan," ungkap Andi Sudirman dalam keterangannya.
Ia juga berharap PWI kembali memperkuat posisinya sebagai pusat kegiatan insan pers. Organisasi wartawan itu dinilai perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan informasi masyarakat yang terus berubah.
"Kita harap PWI mengawal pembangunan di Sulsel dan menjadi corong agar jurnalis menjadi lebih baik lagi ke depan," ujarnya.
Pesan Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge untuk Insan Pers
Andi Sudirman menyoroti pentingnya kearifan lokal dalam membangun hubungan dan kolaborasi, termasuk di lingkungan pers. Nilai budaya Sulsel itu ia sampaikan langsung di hadapan pengurus PWI yang baru dilantik.
"Kita harus mengedepankan sipakatau, sipakalebbi, sipakainge. Saya minta tolong untuk ke depan, PWI kembali terdengar sebagai sentral wartawan. PWI juga mengedepankan kondisi kekinian," pesannya.
Pelantikan pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031 menandai estafet kepemimpinan organisasi wartawan di provinsi itu. Gubernur berharap kepengurusan baru mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal yang menjadi ciri masyarakat Sulawesi Selatan.