Pencarian

Pemkot Makassar Kembali Dukung MIWF 2026 Usai 13 Tahun Vakum, 144 Program Siap Digelar di Benteng Rotterdam

Jumat, 15 Mei 2026 • 15:08:07 WIB
Pemkot Makassar Kembali Dukung MIWF 2026 Usai 13 Tahun Vakum, 144 Program Siap Digelar di Benteng Rotterdam
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri pembukaan MIWF 2026 di Benteng Rotterdam.

MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin hadir langsung dalam pembukaan MIWF 2026 di Benteng Rotterdam, Kamis (14/5/2026) malam. Ia datang bersama Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa dan sejumlah kepala SKPD. Pembukaan turut dihadiri Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Konsulat Jenderal Australia, serta perwakilan Kementerian Kebudayaan dan Kemendikdasmen.

Kembalinya Dukungan Pemkot Setelah Lebih dari Satu Dekade

Direktur MIWF Aan Mansyur mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Pemkot Makassar tahun ini menjadi momentum penting. Pasalnya, kerja sama serupa terakhir terjadi pada 2013—atau 13 tahun lalu.

“MIWF bisa bertahan sampai hari ini karena digerakkan oleh warga dan komunitas,” ujar Aan. Ia menekankan bahwa keterlibatan pemerintah kini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas dampak festival sekaligus memperkuat ruang kebudayaan yang inklusif.

144 Program dan Tema ‘Re-co-ordinate’

MIWF 2026 mengusung tema “Re-co-ordinate” yang lahir dari refleksi tentang pentingnya membangun ulang relasi antarpihak dalam ekosistem. Aan Mansyur menjelaskan bahwa dalam berbagai struktur—baik lembaga pemerintah maupun organisasi—persoalan sering muncul bukan dari kebijakan semata, melainkan dari lemahnya hubungan dan koordinasi antarpelaku.

“Kita sering melihat kegagalan secara vertikal karena kebijakan. Tapi jangan-jangan persoalan kita juga ada secara relasional,” kata Aan.

Selama empat hari, festival akan menghadirkan sedikitnya 144 program yang meliputi diskusi, pertunjukan, lokakarya, hingga kolaborasi lintas negara. Selain Benteng Rotterdam, rangkaian kegiatan juga berlangsung di Makassar Creative Hub sebagai ruang kreatif yang difasilitasi Pemkot Makassar.

Wali Kota: Pemerintah Hadir sebagai Mitra, Bukan Mengambil Alih

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, Pemkot berkomitmen memperkuat event yang telah tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi kota. Ia menyebut MIWF sebagai event strategis yang mampu menghadirkan ruang interaksi inklusif.

“Event seperti inilah yang harus terus kita besarkan. Pemerintah hadir bukan untuk mengambil alih, tetapi menjadi bagian agar event ini terus tumbuh tanpa sekat dan tanpa diskriminasi,” ujar Appi, sapaan akrabnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh manajemen dan relawan MIWF yang selama ini konsisten menjaga keberlangsungan festival melalui kekuatan komunitas dan partisipasi warga. Menurut Appi, kehadiran delegasi internasional dalam pembukaan MIWF 2026 membuktikan bahwa festival ini semakin diperhitungkan dalam jejaring sastra dunia.

Dampak bagi Ekosistem Sastra dan Ekonomi Kreatif Makassar

Melalui dukungan terhadap MIWF 2026, Pemkot Makassar berharap dapat mendorong pertumbuhan sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat identitas kota yang inklusif, terbuka, dan berdaya saing di tingkat internasional. Appi menekankan bahwa pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas, seniman, dan pegiat sastra untuk berkolaborasi membangun ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan.

“Pemerintah ingin hadir sebagai mitra, izinkan kami menjadi ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menjadi bagian dalam menumbuhkan sastra serta melahirkan seniman-seniman baru di Kota Makassar,” tambahnya.

Bagikan
Sumber: zonasulsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks