Pencarian

DPMPTSP Makassar Bawa Layanan Perizinan ke Pulau Sangkarrang, Warga Tak Perlu Lagi Menyeberang ke Kota

Selasa, 14 Juli 2026 • 23:02:31 WIB
DPMPTSP Makassar Bawa Layanan Perizinan ke Pulau Sangkarrang, Warga Tak Perlu Lagi Menyeberang ke Kota
Petugas DPMPTSP Makassar mendampingi warga Kepulauan Sangkarrang dalam pengurusan perizinan berusaha melalui program Sahabat Usaha Mulia pada 11-12 Juli 2026.

MAKASSAR — Petugas DPMPTSP Makassar turun ke Kecamatan Kepulauan Sangkarrang pada 11-12 Juli 2026 untuk memberikan pendampingan perizinan berusaha. Program bertajuk Sahabat Usaha Mulia ke Pulau ini membawa perangkat layanan langsung ke tengah permukiman warga.

Masyarakat yang datang dibantu mulai dari identifikasi kegiatan usaha hingga proses pengurusan NIB melalui sistem OSS-RBA. Pendampingan tatap muka menjadi fokus utama, terutama bagi warga yang masih kesulitan mengakses sistem perizinan secara elektronik.

Mengapa Pelayanan Harus Dibawa ke Pulau?

Kepala DPMPTSP Makassar, Muhammad Mario Said, menegaskan bahwa jarak dan laut tidak boleh menjadi penghalang bagi warga kepulauan untuk mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan publik. “Warga kepulauan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan. Karena itu, kami yang hadir mendekat. Masyarakat tidak harus selalu menyeberang ke kota hanya untuk mendapatkan pendampingan perizinan usahanya,” ujar Mario.

Karakteristik wilayah Makassar yang mencakup kawasan kepulauan, menurut Mario, membutuhkan pola pelayanan yang lebih aktif dan adaptif. Sahabat Usaha Mulia dirancang untuk membawa petugas dan layanan perizinan lebih dekat ke lokasi warga menjalankan aktivitas usahanya.

Pendampingan Satu per Satu hingga Tuntas

Di lokasi, petugas tampak mendampingi warga satu per satu. Mereka membantu mengisi data, menjelaskan tahapan dalam sistem OSS, serta mengidentifikasi kebutuhan perizinan berdasarkan jenis usaha yang dijalankan.

“Kami tidak sekadar membawa layanan ke pulau. Petugas hadir untuk mendampingi masyarakat sampai memahami proses yang harus dilakukan. Semangat Sahabat Usaha Mulia adalah mendekati, mendampingi, dan menuntaskan,” kata Mario Said.

DPMPTSP Makassar terus mendorong pelaku usaha mikro dan kecil di wilayah kepulauan untuk memiliki legalitas usaha. NIB menjadi identitas pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem OSS sesuai ketentuan perizinan berusaha berbasis risiko.

Apa Kata Warga soal Layanan Ini?

Kehadiran petugas disambut warga yang datang membawa kebutuhan pengurusan legalitas usahanya. Selain pendampingan teknis, kegiatan ini juga membuka ruang konsultasi bagi warga untuk menyampaikan kendala yang dihadapi dalam pengurusan perizinan. Petugas kemudian memberikan penjelasan sesuai kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

Mario Said menegaskan bahwa pendekatan jemput bola akan terus diperkuat. “Kalau ada masyarakat yang terkendala jarak untuk mendapatkan pelayanan, maka pemerintah harus mencari cara untuk mendekat. Sahabat Usaha Mulia hadir dengan semangat itu,” ujarnya.

Kehadiran Sahabat Usaha Mulia di Kepulauan Sangkarrang menjadi bagian dari komitmen DPMPTSP Makassar memperluas akses pelayanan perizinan dari daratan hingga kepulauan. Bagi program ini, jarak bukan alasan untuk membatasi akses masyarakat terhadap layanan perizinan berusaha.

Bagikan
Sumber: upeks.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks