MASAMBA — Puluhan anak yatim di Kabupaten Luwu Utara mendapat santunan langsung dari Bupati Andi Abdullah Rahim saat pembukaan Muharram Fest 1448 H, Ahad (12/7/2026). Kegiatan yang digelar di halaman Rumah Jabatan Bupati itu merupakan hasil kerja sama Pemkab Luwu Utara dengan Yayasan Abulyatama Indonesia dan gerakan Yatim Village.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk mendampingi dan melindungi anak-anak yatim. Menurutnya, mereka adalah generasi penerus bangsa yang berhak mendapat pendidikan dan perhatian yang sama.
"Anak-anakku semua, keberadaan kami di sini menunjukkan bahwa kita harus bersama-sama membangun masa depan kalian. Kalian tidak sendiri. Kita akan terus hadir mendampingi dan membangun masa depan yang lebih baik," ujar Andi Abdullah Rahim dalam sambutannya.
Santunan Simbolis dan Komitmen Pemda
Pantauan di lokasi, bupati menyerahkan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim yang hadir. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah sekaligus komitmen untuk terus memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan.
Bupati juga menyebut bahwa anak-anak yatim adalah amanah yang dititipkan Allah SWT. Ia bersyukur Yayasan Abulyatama hadir di Luwu Utara dengan semangat pelayanan dan pengabdian yang konsisten.
"Tidak semua orang mampu secara konsisten melakukan kegiatan mulia seperti ini. Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih," ungkapnya.
Kolaborasi dengan Yayasan Abulyatama dan Yatim Village
Acara tersebut dihadiri perwakilan Yayasan Abulyatama Indonesia dan Yatim Village, Ka Angga #AJS (@pelayananakyatim), serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Luwu Utara. Kehadiran lembaga sosial tersebut dinilai menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat.
Bupati mengajak seluruh pihak, mulai dari para ibu pendamping, organisasi sosial, dunia usaha, hingga masyarakat luas, untuk memperkuat kolaborasi. Ia menekankan bahwa sinergi dibutuhkan agar anak-anak yatim mendapatkan pendampingan terbaik.
"Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dari semua pihak agar anak-anak kita mendapatkan pendampingan terbaik. Mari bergandengan tangan membangun orkestrasi kebaikan, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, berakhlak mulia, dan mampu mewujudkan cita-citanya," tutup Bupati.
Apa Langkah Selanjutnya untuk Anak Yatim di Luwu Utara?
Andi Abdullah Rahim menegaskan, Pemkab Luwu Utara akan terus mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan serta masa depan anak-anak yatim. Dukungan tersebut mencakup pendampingan pendidikan dan akses pengembangan potensi diri.
Menurutnya, anak-anak yang hadir pada Muharram Fest 1448 H adalah putra-putri Luwu Utara sekaligus harapan agama, bangsa, dan negara. Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih cita-cita.