Pencarian

Bupati Takalar Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi, 330 Siswa Baru Jalani Pendidikan Berasrama Mulai Tahun Ajaran 2026/2027

Selasa, 14 Juli 2026 • 21:11:31 WIB
Bupati Takalar Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi, 330 Siswa Baru Jalani Pendidikan Berasrama Mulai Tahun Ajaran 2026/2027
Bupati Takalar Daeng Manye membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi Takalar, Senin (10/7/2026).

TAKALAR — Suasana haru dan antusiasme menyelimuti hari pertama sekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi Takalar. Ratusan siswa baru dengan seragam lengkap tampak bersemangat mengikuti rangkaian MPLS yang digelar di kompleks sekolah tersebut.

Usai acara resmi, para siswa justru lebih memilih mengerumuni Bupati Daeng Manye untuk berfoto bersama. Wajah ceria bergantian muncul saat sang bupati menyapa satu per satu, tersenyum, dan memberikan semangat langsung kepada anak-anak. Orang tua yang mendampingi pun turut mengabadikan momen tersebut.

Harapan Baru dari Keluarga Kurang Mampu

Program Sekolah Rakyat Terintegrasi ini menjadi prioritas pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Salah seorang orang tua siswa mengaku tak menyangka anaknya bisa bersekolah di tempat dengan fasilitas selengkap itu.

"Kami tidak pernah menyangka anak kami bisa sekolah di tempat sebaik ini. Terima kasih kepada pemerintah, Bapak Bupati, dan Bapak Presiden atas program Sekolah Rakyat ini," ujar orang tua siswa tersebut dengan mata berkaca-kaca.

Pesan Bupati: Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh siswa baru. Ia menekankan pentingnya disiplin dan rasa hormat selama menempuh pendidikan di sekolah berasrama tersebut.

"Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga disiplin, hormati guru, dan banggakan orang tua. Saya berharap dari sekolah ini lahir pemimpin masa depan yang membanggakan Takalar dan Indonesia," tegasnya.

60 Siswa dari Gowa Ikut Program Berasrama

Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini menerima total 330 siswa. Selain dari Takalar, 60 siswa asal Kabupaten Gowa juga tercatat mengikuti program pendidikan berasrama. Kehadiran mereka menunjukkan perluasan jangkauan program yang tidak terbatas hanya pada satu daerah.

Momen kehangatan di hari pertama MPLS ini menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Lebih dari itu, program ini menjalin ikatan emosional yang erat antara pemerintah dan masyarakat.

Bagikan
Sumber: sulselberita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks