MAKASSAR — Perpustakaan Universitas Hasanuddin (Unhas) berencana mengisi peringatan Hari Buku Nasional dengan menghadirkan talk show, pameran buku, serta pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Rencana itu disampaikan pihak perpustakaan dalam audiensi dengan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Selasa (12/5/2026).
Literasi dan Ekonomi Kreatif Digabung dalam Satu Acara
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendorong minat baca masyarakat, khususnya generasi muda. Perpustakaan Unhas juga ingin menghadirkan sisi pemberdayaan ekonomi dengan melibatkan UMKM lokal sebagai peserta pameran.
“Literasi dan penguatan ekonomi kreatif harus berjalan beriringan. Kegiatan seperti ini menjadi ruang positif untuk meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang,” ujar Aliyah dalam pertemuan tersebut.
Dukungan Penuh dari Pemkot Makassar
Dalam audiensi itu, pihak Perpustakaan Unhas menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Makassar bersinergi penuh dalam pelaksanaan acara. Mereka menilai dukungan pemkot akan membuat kegiatan berjalan sukses dan memberikan manfaat luas bagi warga.
Aliyah mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, konsep yang menggabungkan literasi dan UMKM adalah langkah strategis di tengah upaya pemulihan ekonomi daerah. “Saya menyambut positif dan siap mendukung agar rangkaian acara ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” tambahnya.
Talk Show hingga Pameran Buku Jadi Agenda Utama
Rangkaian Hari Buku Nasional nantinya akan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif. Selain talk show yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi, panitia juga menyiapkan pameran buku dari berbagai penerbit.
Pameran UMKM akan menjadi daya tarik tersendiri. Pelaku usaha lokal di Makassar mendapat kesempatan untuk mempromosikan produk mereka di tengah keramaian acara literasi. Langkah ini dinilai efektif untuk memperkenalkan produk lokal ke khalayak yang lebih luas.
Sinergi Kampus dan Pemkot untuk Warga Makassar
Kolaborasi antara Perpustakaan Unhas dan Pemkot Makassar ini menjadi contoh bagaimana institusi pendidikan dan pemerintah bisa bekerja sama. Tidak hanya soal buku, tetapi juga soal menghidupkan roda ekonomi warga.
Belum ada tanggal pasti pelaksanaan kegiatan. Namun, persiapan terus dilakukan agar acara berjalan lancar dan tepat sasaran. Pemerintah kota berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda tahunan yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.