Pencarian

IKA Unhas Salurkan Modal Usaha Rp 1,5 Miliar untuk Mahasiswa Yatim-Piatu, 33 Peserta Presentasi Bisnis

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 12:02:01 WIB
IKA Unhas Salurkan Modal Usaha Rp 1,5 Miliar untuk Mahasiswa Yatim-Piatu, 33 Peserta Presentasi Bisnis
Peserta Akademi Wirausaha IKA Unhas memaparkan gagasan bisnis pada tahap seleksi presentasi di AAS Building, Makassar.

MAKASSAR — Program Akademi Wirausaha IKA Unhas periode 2026–2030 memasuki tahap seleksi presentasi. Dari 467 mahasiswa baru Unhas angkatan 2026 yang mengikuti sosialisasi, 33 orang lolos kurasi dan diundang memaparkan gagasan bisnis di lantai III AAS Building.

Setiap peserta menjelaskan konsep usaha, strategi bisnis, hingga kebutuhan modal yang diperlukan. Ketua Panitia Pelantikan IKA Unhas, Muhammad Ramli Rahim, menyebut seleksi dilakukan bertahap untuk menjaring mahasiswa dengan kesungguhan dan gagasan bisnis potensial.

Bagaimana Mekanisme Pencairan Modal Usaha IKA Unhas?

IKA Unhas menyiapkan anggaran bantuan modal Rp 1,5 miliar. Dana tersebut tidak wajib dikembalikan, tetapi penggunaannya diawasi lewat mekanisme pembelian terpusat.

Jika peserta membutuhkan peralatan usaha, kebutuhan disampaikan ke IKA Unhas agar proses pembelian dan pembayaran dilakukan langsung oleh organisasi. Ramli menegaskan dana harus dipakai untuk berbisnis, bukan keperluan lain.

"Kami siapkan anggaran bantuan modal kepada para mahasiswa baru yang betul-betul berkeinginan menjadi seorang pengusaha dan ini masih berpotensi bertambah karena semua alumni apalagi pengurus, boleh berpatisipasi," kata Ramli.

Nominal bantuan berpotensi bertambah karena alumni dan pengurus lain dipersilakan ikut berkontribusi. Ramli berharap mahasiswa yang kelak sukses mengembalikan dana secara sukarela agar bisa dimanfaatkan angkatan berikutnya.

"Jika dikembalikan, maka dana itu akan kami salurkan kembali kepada mahasiswa Unhas yang ingin berbisnis," tegasnya.

Integritas Jadi Ujian Utama Penerima Bantuan

Sekretaris Jenderal IKA Unhas, Prof Murtir Jeddawi, menilai Akademi Wirausaha bukan sekadar kanal bantuan modal. Program ini sekaligus menguji kejujuran peserta dalam mengelola dana.

"Kita ingin bantuan modal yang diberikan IKA Unhas betul-betul digunakan untuk berwirausaha. Bukan untuk hal lain," kata Prof Murtir.

Direktur AAS Foundation, A Rezky Muliadi, yang turut menilai presentasi, menyebut program ini punya nilai sosial kuat. Mahasiswa tidak hanya dibantu modal, tetapi juga diberi ruang belajar menghadapi tantangan dunia bisnis secara langsung.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial. Di mana, selain dibantu, para mahasiswa juga diberi kesempatan untuk belajar berwirausaha," ujar pria yang akrab disapa Eki itu.

Dari Bisnis Minuman hingga Kisah Kue untuk Menghidupi Keluarga

Peserta pertama, Reslin Amelia, mahasiswi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya, memaparkan rencana usaha minuman segar. Menurutnya, bisnis minuman punya peluang menjanjikan asal mampu menawarkan cita rasa dan konsep berbeda dari produk sejenis.

Suasana presentasi berubah haru saat peserta kedua, Nur Al May Syahrah Yanwar, menceritakan usaha kue yang digeluti bersama ibunya. Mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya itu tak kuasa menahan tangis ketika ditanya soal kepergian ayahnya pada Maret lalu.

"Bapak meninggal bulan Maret lalu. Makanya bisnis kue ini saya dan mama yang geluti untuk kebutuhan hidup sehari-hari," tuturnya dengan suara bergetar.

Al May tetap berusaha menyelesaikan presentasi meski beberapa kali menahan tangis. Kisahnya menjadi gambaran bahwa bagi sebagian mahasiswa, berwirausaha bukan sekadar mengejar untung, melainkan upaya membantu kebutuhan keluarga.

Ramli, A Rezky Muliadi, dan Direktur Eksekutif IKA Unhas Salahuddin Alam mengajukan pertanyaan serta masukan agar setiap rencana bisnis punya strategi jelas dan proyeksi keuntungan realistis.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bacaonline.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks