MAKASSAR — Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si., menilai hubungan kerja antara tiga organ utama universitas terbangun baik selama periode kepengurusan tersebut. Ketiga organ itu adalah MWA, Senat Akademik, dan Rektor.
Menurut dia, meski memiliki kewenangan dan tanggung jawab masing-masing, ketiga organ mampu membangun ruang dialog untuk membahas berbagai persoalan dan kebutuhan pengembangan universitas, khususnya di bidang akademik.
Ruang Dialog Tiga Organ Universitas
Prof. Unde menyoroti keterbukaan dalam bertukar pandangan sebagai modal penting memperkuat tata kelola universitas. Lewat komunikasi yang terbangun, MWA, Senat Akademik, dan pimpinan universitas dapat saling memberikan perspektif dalam merumuskan arah pengembangan Unhas.
"Yang saya banggakan adalah bagaimana kita mampu menciptakan suatu diskusi berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing, kemudian membicarakan bagaimana peningkatan akademik di universitas," ujar Prof. Unde.
Rekam Jejak Keputusan Penting dalam Buku Memoar
Ketua Senat Akademik Unhas periode 2022–2026, Prof. Dr. Bahruddin Thalib, drg., M.Kes., Sp.Pros(K)., menyatakan perjalanan empat tahun kepengurusan menghasilkan berbagai catatan dan keputusan penting bagi keberlanjutan fungsi akademik universitas.
Seluruh rekam jejak itu dihimpun dalam Buku Memoar Senat Akademik Periode 2022–2026. Dokumen tersebut disiapkan sebagai rujukan bagi kepengurusan berikutnya.
"Empat tahun perjalanan ini tentu memiliki banyak catatan. Rekam jejak kepengurusan Senat Akademik dapat kita lihat dalam buku memoar yang telah disusun," kata Bahruddin.
Pesan Kebersamaan dan Penyerahan ke Rektor
Prof. Dr. H. M. Said Karim, S.H., M.H., M.Si., CM., CLA., yang mewakili Senat Akademik, menyampaikan pesan dan kesan selama masa kepengurusan. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan seluruh elemen universitas agar kerja-kerja kelembagaan yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan.
"Kita bersatu, Unhas maju dan berdampak," ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan Buku Memoar Senat Akademik Periode 2022–2026 kepada Rektor Unhas melalui Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Penyerahan buku menandai berakhirnya satu periode kepengurusan Senat Akademik Unhas.
Selain menjadi arsip kelembagaan, memoar itu diharapkan menjaga kesinambungan pengetahuan dan pengalaman organisasi dalam mendukung pengembangan kehidupan akademik universitas.