Pencarian

Pemkab Luwu Utara Target Cetak 1.660 Hektare Sawah Baru di 14 Desa Demi Perkuat Lumbung Pangan Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 • 18:13:01 WIB
Pemkab Luwu Utara Target Cetak 1.660 Hektare Sawah Baru di 14 Desa Demi Perkuat Lumbung Pangan Daerah
Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim memimpin program cetak sawah baru seluas 1.660 hektare.

LUWU UTARA — Ekspansi lahan produktif ini menyasar wilayah-wilayah yang selama ini belum tergarap optimal untuk pertanian. Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyebut sektor pertanian merupakan urat nadi pembangunan ekonomi daerah sehingga investasi di sektor ini menjadi keniscayaan.

“Dampak domino dari swasembada ini tidak hanya berputar pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada stabilitas ekonomi perdesaan melalui penciptaan lapangan kerja baru bagi petani lokal dari hulu ke hilir,” ujar Andi Rahim dalam keterangan yang dikutip baru-baru ini.

Benteng Ketahanan Pangan di Tengah Tekanan Global

Program cetak sawah baru ini dirancang untuk mengantisipasi tantangan pangan global yang kian tidak menentu. Dengan tambahan lahan seluas 1.660 hektare, Luwu Utara optimistis pasokan pangan lokal tetap aman dan berdaulat.

Pemerintah daerah menargetkan transformasi lahan ini tidak sekadar menambah luas tanam, tetapi juga melahirkan kawasan agraris modern. Harapannya, kawasan itu mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus benteng ketahanan pangan yang solid di Sulawesi Selatan.

14 Desa di 7 Kecamatan Jadi Sasaran Utama

Lahan baru tersebut tersebar di 14 desa yang berada dalam wilayah tujuh kecamatan. Pemkab belum merinci desa-desa mana saja yang masuk prioritas, namun proses identifikasi lahan dan sosialisasi kepada pemilik tanah tengah berjalan.

Setiap desa yang menjadi lokasi program akan difasilitasi untuk mengelola lahan secara produktif. Pemerintah juga menyiapkan pendampingan teknis bagi petani agar hasil panen maksimal.

Langkah Konkret Dongkrak Ekonomi Perdesaan

Andi Rahim menegaskan bahwa investasi pada pembukaan lahan baru adalah langkah mutlak demi masa depan ekonomi warga. Sektor pertanian tidak hanya soal produksi beras, tetapi juga rantai ekonomi yang melibatkan banyak tenaga kerja.

“Kami ingin petani lokal tidak hanya menjadi buruh tani, tetapi juga pelaku usaha di sektor hulu hingga hilir,” tambahnya.

Program cetak sawah tahap III ini menjadi kelanjutan dari tahap sebelumnya yang telah berhasil membuka ratusan hektare lahan. Pemkab Luwu Utara menargetkan seluruh proses transformasi lahan rampung pada 2026.

Bagikan
Sumber: bukamatanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks