Pencarian

Pemkab Luwu Resmikan 11 Koperasi Desa Merah Putih, Target 60 Unit Beroperasi Penuh Akhir 2026

Minggu, 17 Mei 2026 • 12:17:01 WIB
Pemkab Luwu Resmikan 11 Koperasi Desa Merah Putih, Target 60 Unit Beroperasi Penuh Akhir 2026
Pemerintah Kabupaten Luwu meresmikan 11 Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah percepatan ekonomi desa.

LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu mempercepat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi desa. Sebanyak 11 dari 60 unit yang tengah dibangun telah siap beroperasi, menyusul peresmian nasional yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara virtual pada Sabtu (17/5/2026).

Desa Karang-karangan Jadi Pilot Project Peresmian

Salah satu koperasi yang diresmikan dalam agenda nasional itu adalah KDKMP Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua. Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, hadir langsung mewakili Bupati Luwu dalam kegiatan yang digelar di lokasi tersebut.

Hadir pula Dandim 1403 Palopo Windra Sukma Prihantoro, Penjabat Sekretaris Daerah Muhammad Rudi, Anggota DPRD Luwu Desi Patantan, serta Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu Bustam. Kehadiran para pejabat ini menandakan komitmen lintas sektor dalam mengawal program ekonomi kerakyatan.

Target Nasional: 20 Ribu Koperasi Beroperasi pada Agustus 2026

Dalam sambutannya yang disiarkan dari Istana, Presiden Prabowo Subianto menargetkan sedikitnya 20 ribu koperasi serupa dapat beroperasi mulai Agustus tahun ini. Ia menyebut percepatan ini sebagai langkah strategis membangun ekonomi berbasis kerakyatan yang jarang ditemukan di negara lain.

“Dari seribu ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau tidak sampai 30 ribu dan hanya mencapai 20 ribu, itu juga prestasi yang saya kira jarang ditemukan di negara lain,” ujar Presiden.

Wabup Luwu: Koperasi Bisa Kurangi Angka Pengangguran

Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, berharap keberadaan KDKMP mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Menurutnya, koperasi ini tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga membuka peluang kerja baru.

“Kita berharap keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, koperasi ini juga diharapkan mampu membantu mengurangi angka pengangguran karena masyarakat dapat terlibat dan mengambil peran dalam pengelolaannya,” ujar Dhevy.

Layanan Koperasi: dari Usaha Mikro hingga Distribusi Sembako

Kehadiran koperasi ini dirancang menjadi pusat penguatan ekonomi desa melalui layanan usaha, distribusi kebutuhan pokok, hingga pemberdayaan pelaku UMKM. Pemerintah Kabupaten Luwu berharap lembaga ini mampu menjadi penggerak ekonomi berbasis gotong royong yang memperluas akses usaha warga.

Dengan 11 unit yang sudah siap operasional, Pemkab Luwu mengejar penyelesaian 49 unit sisanya agar seluruh desa di wilayah tersebut memiliki akses terhadap lembaga keuangan dan distribusi barang yang terkelola secara kolektif.

Bagikan
Sumber: tekape.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks