Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara resmi membuka Muslim Life Fair Makassar 2026, yang digelar di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC) pada Jumat, 1 Mei 2026. Event ini menjadi penyelenggaraan pertama Muslim Life Fair di luar Pulau Jawa dalam sejarah acara yang kini memasuki edisi ke-15.
Harapan pada Akselerasi Transaksi Ekonomi
Gubernur Andi Sudirman mengatakan kehadiran event ini diharapkan mendorong geliat ekonomi dan pergerakan transaksi di Sulawesi Selatan secara langsung. Keikutsertaan pedagang dari luar daerah menjadi salah satu pencapaian yang diperhitungkan untuk memperkuat ekosistem perdagangan lokal.
"Secara langsung dapat meningkatkan proses transaksi jual-beli yang ada di Sulsel dan lalu tadi bisa membawa pedagang dari luar 20% ke Sulsel. Itu suatu yang luar biasa dan ini kami apresiasi sekali," ujar Andi Sudirman kepada wartawan. Beliau juga berharap Muslim Life Fair menjadi agenda rutin di Makassar untuk menciptakan wadah pertemuan berkelanjutan antara pedagang muslim dan konsumen lokal.
Partisipasi UMKM dan Target Pengunjung
Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Kahidir Khalid, menyampaikan bahwa event berlangsung selama tiga hari dengan partisipasi 113 tenant. Komposisi peserta didominasi oleh pelaku UMKM lokal, dengan 80 persen berasal dari Sulawesi Selatan dan 20 persen dari Pulau Jawa.
Target awal penyelenggaraan Muslim Life Fair adalah menarik 20 ribu pengunjung selama tiga hari berlangsung. Namun, pihak penyelenggara optimistis angka tersebut dapat meningkat hingga mencapai 40 ribu pengunjung. Sementara itu, target nilai transaksi yang ditetapkan untuk event ini adalah sebesar Rp 6 miliar.
Ekosistem Halal dan Program Pendukung
Ketua Panitia Muslim Life Fair, Taufik Suryahidayat, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan sejak 2019 dalam membangun ekosistem halal di kawasan Indonesia Timur. Makassar dipandang sebagai lokasi strategis yang siap menjadi pusat kebangkitan ekosistem halal di kawasan tersebut.
Selain pameran dagang, event juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung di antaranya kajian keislaman, Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) untuk anak-anak, serta olahraga sunnah seperti memanah. Tidak ketinggalan, penyelenggara juga menyediakan kelas-kelas inspiratif yang membahas pemasaran, kewirausahaan, dan transformasi digital UMKM guna meningkatkan kapabilitas pedagang muslim Sulawesi Selatan.
Dengan rangkaian kegiatan yang komprehensif, Muslim Life Fair Makassar 2026 diharapkan tidak hanya menjadi platform transaksi ekonomi, tetapi juga memperkuat fondasi UMKM dan ekosistem halal di Sulawesi Selatan untuk pertumbuhan jangka panjang.