Pencarian

IHSG Catat Kenaikan 1,82% dalam Sepekan, NATO dan RGAS Jadi Saham Paling Ekstrem

Sabtu, 05 September 2026 • 12:23:02 WIB
IHSG Catat Kenaikan 1,82% dalam Sepekan, NATO dan RGAS Jadi Saham Paling Ekstrem
Petugas memantau pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, yang mencatatkan kenaikan 1,82% dalam sepekan ke level 6.636,475.

SULAWESI SELATAN — Pekan ini menjadi periode positif bagi pasar saham domestik. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik dari posisi 6.518,121 pada pekan sebelumnya menjadi 6.636,475. Kapitalisasi pasar bursa pun ikut tumbuh 1,47% menjadi Rp 11.599 triliun seiring dengan penguatan indeks.

Lonjakan Aktivitas dan Aliran Dana Asing yang Masih Keluar

Aktivitas perdagangan tercatat meningkat signifikan. Rata-rata volume transaksi harian melonjak 35,9% menjadi 48,99 miliar saham, sementara nilai transaksi harian naik 25,75% menjadi Rp 19,22 triliun. Frekuensi transaksi harian juga bertambah 10,93% menjadi 2,39 juta kali.

Meski indeks menghijau, data BEI menunjukkan investor asing masih mencatatkan jual bersih Rp 29,76 miliar sepanjang pekan berjalan. Secara kumulatif sejak awal tahun, aksi jual asing telah mencapai Rp 68,05 triliun, menandakan tekanan di pasar masih tetap ada meski terjadi reli.

Daftar Lima Saham dengan Kenaikan Tertinggi

Pergerakan saham individual pekan ini cukup volatil. Berikut lima emiten yang mencatatkan penguatan paling tajam:

  • PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) — naik 84,67% ke Rp 1.265
  • PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) — naik 72,36% ke Rp 3.430
  • PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) — naik 68,09% ke Rp 1.185
  • PT Pakuan Tbk (UANG) — naik 61,04% ke Rp 4.010

Kenaikan saham-saham tersebut umumnya terjadi di luar sektor perbankan besar dan lebih banyak didorong oleh aksi korporasi atau permintaan spekulatif jangka pendek. Investor perlu mencermati fundamental emiten sebelum mengambil posisi, karena pergerakan saham berkapitalisasi kecil cenderung lebih fluktuatif.

RGAS, Saham dengan Pelemahan Terdalam

Di sisi lain, PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) menjadi emiten dengan penurunan terdalam sepanjang pekan ini. Meski data BEI tidak merinci besaran persentase penurunan secara spesifik dalam keterangan resminya, pelemahan RGAS menjadi penyeimbang di tengah mayoritas saham yang menguat.

P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Aulia Noviana Utami Putri, dalam keterangan resminya Sabtu (5/8/2026) menyampaikan bahwa pergerakan IHSG mengalami peningkatan 1,82% dan ditutup pada level 6.636,475. Peningkatan aktivitas perdagangan juga tercermin dari seluruh indikator utama yang mencatatkan pertumbuhan.

Sentimen Pasar dan Strategi Investor

Penguatan IHSG pekan ini terjadi di tengah minimnya sentimen negatif dari domestik, namun investor asing masih memilih untuk merealisasikan keuntungan. Kondisi ini menciptakan pola di mana penguatan indeks lebih banyak ditopang oleh investor domestik.

Bagi pelaku pasar, mencermati pergerakan nilai tukar dan kebijakan suku bunga global tetap menjadi kunci. Data jual bersih asing yang konsisten sejak awal tahun menunjukkan bahwa fundamental makro masih menjadi pertimbangan utama investor institusi asing dalam menempatkan dana di pasar Indonesia.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, investor disarankan untuk selektif dalam memilih saham, terutama pada emiten dengan likuiditas tipis yang mendominasi daftar top gainers pekan ini. Investasi mengandung risiko.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks