SULAWESI SELATAN — Xiaomi memperkenalkan Pad 9 Pro Max dalam acara peluncuran produk flagship pada September 2026. Tablet ini menyasar pengguna yang butuh layar besar untuk kerja, konsumsi konten, dan aplikasi berat. Spesifikasinya tergolong agresif untuk kelasnya.
Berikut rincian lengkap yang sudah dikonfirmasi Xiaomi, plus catatan soal apa yang masih perlu ditunggu sebelum Anda memutuskan membeli.
Layar 13,3 Inci 144Hz dengan Opsi Anti-Reflektif
Panel yang dipakai adalah LCD 13,3 inci beresolusi 3408 x 2272 piksel dengan rasio 3:2. Refresh rate mencapai 144Hz dan kecerahan puncak 1.000 nits.
Rasio 3:2 memberi area vertikal lebih lega dibanding 16:10, jadi lebih nyaman untuk mengedit dokumen atau menggambar. Xiaomi juga menyediakan varian dengan lapisan Nano-textured Soft Light sebagai alternatif layar glossy.
Catatan penting: panel ini LCD, bukan OLED. Di harga Rp11 jutaan ke atas, beberapa kompetitor sudah menawarkan OLED dengan kontras lebih dalam. LCD masih unggul soal ketahanan burn-in, tapi warna hitamnya tidak akan sepekat OLED.
Chipset XRING O3 dan RAM hingga 16GB LPDDR6
Dapur pacunya adalah chipset XRING O3 dengan 10 inti CPU berkecepatan hingga 4,35 GHz, dipadukan GPU 16-core Mali-G2-Ultra. Konfigurasi memori mencapai 16GB LPDDR6, sementara penyimpanan internal tersedia hingga 1TB di varian tertinggi.
- Chipset: XRING O3, 10-core CPU hingga 4,35 GHz
- GPU: Mali-G2-Ultra 16-core
- RAM: hingga 16GB LPDDR6
- Penyimpanan: hingga 1TB
Kombinasi ini menempatkan Pad 9 Pro Max bukan sekadar tablet konsumsi konten, melainkan perangkat produktivitas dan gaming kelas atas. Tanpa data benchmark resmi, belum bisa dipastikan bagaimana performa XRING O3 berhadapan dengan Snapdragon 8 Gen series atau Apple M-series di tablet sekelas.
Baterai 12.000 mAh, Charging 120W, Bodi 5,67 mm
Kapasitas baterai 12.000 mAh tergolong besar untuk tablet. Pengisian cepatnya mendukung 120W wired charging, yang seharusnya memangkas waktu isi ulang secara signifikan meski kapasitasnya jumbo.
Yang menarik, bodinya tetap tipis di sekitar 5,67 mm dengan bobot 645 gram. Untuk tablet 13,3 inci berbaterai 12.000 mAh, angka ini kompetitif. Meski begitu, 645 gram tetap berat untuk digenggam lama satu tangan — posisinya lebih cocok dipakai di meja dengan keyboard case.
Kamera 50 MP, Delapan Speaker, Enam Mikrofon
Kamera belakang 50 megapiksel dan kamera depan 32 megapiksel. Kamera depan resolusi tinggi ini relevan untuk video conference dan kelas online.
Sektor audio dibekali delapan speaker dan enam mikrofon. Konfigurasi ini ditujukan untuk pengalaman multimedia imersif sekaligus menangkap suara rapat daring dari berbagai arah. Untuk tablet produktivitas, kombinasi ini termasuk lengkap.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Di pasar China, Xiaomi Pad 9 Pro Max dibanderol mulai 4.799 yuan, atau sekitar Rp11 jutaan dengan konversi kasar. Harga riil di tiap negara bisa berbeda setelah memperhitungkan kurs, pajak, dan biaya distribusi.
Hingga informasi terbaru, Xiaomi Indonesia belum mengumumkan ketersediaan maupun harga resmi Pad 9 Pro Max untuk pasar lokal. Jadi angka Rp11 jutaan itu belum bisa dijadikan patokan final.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Panel masih LCD, bukan OLED — kontras dan warna hitam kalah dari kompetitor sekelas
- Belum ada data benchmark resmi untuk chipset XRING O3
- Bobot 645 gram cukup berat untuk pemakaian handheld lama
- Harga dan ketersediaan resmi Indonesia belum dikonfirmasi Xiaomi
- Varian Nano-textured Soft Light belum jelas apakah tersedia di semua region
Dari spesifikasi di atas, Xiaomi Pad 9 Pro Max menyasar pengguna yang butuh layar besar, baterai tahan lama, dan performa tinggi untuk kerja maupun hiburan. Layar 13,3 inci 144Hz, baterai 12.000 mAh, dan charging 120W adalah kombinasi yang jarang ditemui di kelas harganya.
Tapi keputusan pembelian sebaiknya ditunda sampai ada harga resmi Indonesia dan hasil uji benchmark independen. Tanpa keduanya, klaim "flagship" di tablet ini masih sebatas angka di atas kertas.