MAKASSAR — Angka itu disampaikan langsung Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam wawancara dengan Metro TV, Selasa (1/9/2026). Dia menegaskan seluruh paket pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan target.
“Alhamdulillah, semua berjalan. Progresnya sesuai rencana dan semuanya on the track. Saat ini progres pekerjaan berada pada kisaran 20 hingga 35 persen,” kata Andi Sudirman.
Paket 1 hingga Paket 6: Nilai Kontrak dan Capaian Terbaru
Dari total 1.000 kilometer ruas jalan yang menjadi sasaran, lebih dari 300 kilometer telah tertangani dengan baik. Capaian itu tersebar di enam paket pekerjaan dengan nilai kontrak bervariasi, mulai dari ratusan miliar hingga lebih dari setengah triliun rupiah.
Paket 1 menjadi yang terdepan dengan progres sekitar 33 persen. Paket ini mencakup 13 ruas jalan sepanjang 300,24 kilometer dan bernilai kontrak sekitar Rp430 miliar. Paket 3 menyusul dengan progres 30 persen untuk penanganan 254 kilometer yang membentang di 15 ruas jalan, dengan nilai Rp478 miliar.
Adapun progres terkecil ada di Paket 6 yang baru berjalan di pertengahan 2026. Pekerjaan yang menangani 20 ruas jalan sepanjang 157,49 kilometer dengan nilai sekitar Rp239 miliar ini masih berada di kisaran 2 hingga 3 persen.
Ruas Jalan yang Menjadi Keluhan Warga Mulai Bisa Dinikmati
Sejumlah ruas hasil penanganan program MYP, menurut Andi Sudirman, sudah mulai dirasakan manfaatnya. Ruas yang dimaksud adalah jalan yang selama ini kerap menjadi keluhan warga dan memiliki aktivitas lalu lintas harian rata-rata cukup tinggi.
“Pada prinsipnya semua berjalan on the track. Bahkan beberapa ruas sudah mulai dinikmati masyarakat, khususnya ruas yang selama ini menjadi keluhan dan memiliki aktivitas lalu lintas harian rata-rata cukup tinggi,” jelasnya ketika ditemui usai wawancara.
Anggaran Rp3,7 Triliun: Sumber Dana dan Fokus Utama Program
Total anggaran program MYP 2025-2027 mencapai sekitar Rp3,7 triliun yang bersumber dari APBD Sulsel serta hasil efisiensi. Dari jumlah tersebut, Rp2,5 triliun dialokasikan khusus untuk percepatan pembangunan dan penanganan infrastruktur jalan.
Pembagian paket pekerjaan sendiri dirancang berdasarkan skala prioritas kebutuhan di lapangan. Berikut rincian progres keenam paket hingga awal September 2026:
- Paket 1: 13 ruas, 300,24 km, nilai Rp430 miliar, progres 33 persen.
- Paket 2: 10 ruas, 209 km, nilai Rp274 miliar, progres 24 persen.
- Paket 3: 15 ruas, 254 km, nilai Rp478 miliar, progres 30 persen.
- Paket 4: 15 ruas, 286 km, nilai Rp615 miliar, progres 13 persen.
- Paket 5: 10 ruas, 218 km, nilai Rp383,5 miliar, progres 20 persen.
- Paket 6: 20 ruas, 157,49 km, nilai Rp239 miliar, progres 2-3 persen.
Target Percepatan dan Harapan Gubernur untuk Warga Sulsel
Andi Sudirman optimistis seluruh pekerjaan yang masuk dalam program MYP 2025-2027 dapat terus dipercepat sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Dia meminta warga turut mengawal proses pembangunan ini secara bertahap.
“Mohon dukungan dari masyarakat dan sama-sama mengawal proses pembangunan ini secara bertahap, semoga bisa dirasakan manfaatnya nanti untuk mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.