Pencarian

Kemarau Berkepanjangan, Kodim 1403 Palopo Gelar Salat Istisqa di Lapangan Apel untuk Memohon Hujan

Senin, 31 Agustus 2026 • 22:36:32 WIB
Kemarau Berkepanjangan, Kodim 1403 Palopo Gelar Salat Istisqa di Lapangan Apel untuk Memohon Hujan
Ratusan personel Kodim 1403/Palopo bersama tokoh agama mengikuti Salat Istisqa di Lapangan Apel Makodim, Senin (31/8/2026) pagi.

PALOPO — Ratusan personel Kodim 1403/Palopo bersama tokoh agama mengikuti Salat Istisqa di Lapangan Apel Makodim, Senin (31/8/2026) pagi. Salat dua rakaat ini digelar sebagai respons atas musim kemarau yang telah berlangsung lama di wilayah Kota Palopo dan sekitarnya.

Kondisi tersebut tidak hanya memicu kekeringan pada lahan pertanian, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menekan ketersediaan air bersih bagi warga. Kodim 1403/Palopo menilai langkah non-teknis ini perlu dilakukan berbarengan dengan upaya fisik yang selama ini sudah dijalankan.

Kasdim: Ikhtiar Lahir dan Batin Harus Berjalan Bersamaan

Kepala Staf Kodim 1403/Palopo, Mayor Inf Much Sukardi, memimpin langsung jalannya salat istisqa tersebut. Ia menekankan bahwa kekeringan tidak cukup diatasi hanya dengan cara-cara teknis seperti penyaluran air bersih atau pembuatan sumur bor.

"Selain ikhtiar lahir, kita juga perlu ikhtiar batin. Sholat Istisqa ini kita laksanakan sebagai bentuk tawakal dan memohon pertolongan Allah SWT agar segera diturunkan hujan untuk membantu petani, mencegah kebakaran lahan, dan menjaga ketersediaan air bersih di Kota Palopo," ujar Sukardi dalam sambutannya sebelum salat dimulai.

Menurut dia, doa bersama menjadi bagian penting dari upaya kolektif menghadapi dampak kemarau yang dirasakan masyarakat, terutama para petani yang mengandalkan musim hujan untuk bercocok tanam.

Khutbah Dua Kali dan Pembalikan Selendang

Setelah salat dua rakaat dilaksanakan, jamaah mendengarkan khutbah yang disampaikan Ustaz Insaf Nur. Khutbah tersebut digelar dua kali, sebagaimana tata cara pelaksanaan Salat Istisqa pada umumnya.

Dalam khutbahnya, Ustaz Insaf Nur mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istighfar dan sedekah sebagai bagian dari ikhtiar memohon turunnya hujan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan agar siklus hidrologi tetap terjaga.

Rangkaian ibadah ini diakhiri dengan pembalikan selendang yang dipimpin oleh imam. Gerakan simbolis tersebut merupakan bagian dari sunah dalam pelaksanaan Salat Istisqa sebagai bentuk permohonan agar hujan segera diturunkan.

Membantu Petani dan Menjaga Pasokan Air Bersih

Kegiatan ini diharapkan membawa berkah bagi warga Palopo yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Selain itu, keberadaan hujan juga dinilai krusial untuk menyelamatkan lahan pertanian yang mulai mengering.

Dengan digelarnya Salat Istisqa ini, Kodim 1403/Palopo berharap seluruh elemen masyarakat turut berdoa dan bersama-sama menjaga lingkungan agar kemarau yang berkepanjangan segera berakhir.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tekape.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks