SULAWESI SELATAN — Lectric eBikes resmi meluncurkan XP Lite3 dengan harga mulai 799 dolar AS atau sekitar Rp 12,8 juta, mempertahankan posisi sebagai e-bike lipat termurah di jajaran pabrikan asal Phoenix, Arizona, itu. Model generasi ketiga ini membawa rangka baru, pedal quick-release, dan rem cakram hidraulik yang sebelumnya tak lazim di kelas harga tersebut. Versi baterai jumbo 672 Wh diklaim mampu menempuh 128 km dalam mode Eco.
Peluncuran XP Lite3 menandai langkah Lectric mempertahankan platform e-bike lipat paling laris mereka. Harga 799 dolar AS bertahan sejak XP Lite1 debut pada 2022, meski daftar pembaruan di generasi ketiga jauh lebih panjang dibanding dua pendahulunya.
Bobot 22,2 Kg dengan Rangka dan Engsel Lipat Baru
XP Lite3 tercatat berbobot 49 pon atau 22,2 kg. Angka itu tergolong ringan untuk e-bike direct-to-consumer yang rata-rata berbobot 10-20 pon lebih berat, walau Lectric menolak memangkas performa demi menurunkan bobot.
Desain lipat kompak khas seri XP Lite dipertahankan, tapi rangkanya didesain ulang dengan ergonomi lebih baik. Engsel lipat diperkuat dan diadopsi dari model flagship XP4. Pedal quick-release baru ikut mengecilkan dimensi saat dilipat, memudahkan penyimpanan di bagasi mobil, lemari apartemen, atau ruang penyimpanan RV.
Meski ringkas, XP Lite3 menanggung beban maksimum 275 pon atau 125 kg dan menampung pengendara bertinggi 4 kaki 8 inci hingga 6 kaki 2 inci.
Motor Stealth M24 800 Watt Puncak, Single-Speed
Tenaga disuplai motor Stealth M24 dengan rating 300 watt kontinu dan lebih dari 800 watt puncak. E-bike ini menganut transmisi single-speed, sehingga setang tidak dipenuhi shifter dan Lectric bisa memakai twist throttle yang lebih nyaman digenggam.
Lima level pedal assist bisa dipersonalisasi sesuai selera pengendara. Kecepatan puncak dibatasi 20 mph atau 32 km/jam, menempatkannya di kelas 2 e-bike Amerika.
Soal jarak tempuh, Lectric menyebut hingga 64 km dengan baterai standar 374 Wh dan 128 km dengan baterai 672 Wh dalam mode Eco. Pemakaian pedal assist level tinggi atau gas penuh akan memangkas angka itu cukup signifikan.
Rem Hidraulik Star Union dan Lampu Sein Belakang
Daya henti diserahkan ke rem cakram hidraulik Star Union 602 dengan rotor lebih tebal 2,3 mm. Komponen ini jarang ditemui pada e-bike seharga 799 dolar AS.
Daftar fitur lain mencakup lampu sein belakang terintegrasi, layar full-color 3,5 inci yang dipinjam dari model Lectric terbaru, serta rak belakang LevelUp Lite dengan titik pemasangan baru.
Versi Gates Carbon Belt Drive Tambah 100 Dolar AS
Lectric menyediakan opsi Gates Carbon Belt Drive dengan tambahan 100 dolar AS. Sabuk karbon ini menawarkan penggerak lebih bersih, lebih senyap, dan nyaris tanpa perawatan dibanding rantai konvensional, serta berpeluang lebih awet daripada usia pakai sepedanya sendiri.
Versi rantai tersedia dalam warna Arctic White, Blue Mist, Matte Grey, dan Matte Lavender. Versi belt drive hanya ditawarkan dalam JW Black dan Ballerina Pink.
Posisi Lectric di Pasar E-Bike Hemat Amerika
Lectric kini menjadi merek e-bike terbesar di Amerika Serikat berdasarkan volume penjualan maupun jumlah unit yang beroperasi di jalan. Perusahaan yang berbasis di Phoenix itu menempuh posisi tersebut bukan semata dengan harga murah.
Yang membedakan Lectric dari merek e-bike murah impor adalah layanan purna jual berbasis di AS, ketersediaan suku cadang pengganti, dan tim yang bisa dihubungi konsumen saat ada masalah. Faktor itu pula yang membuat seri XP Lite punya posisi penting dalam lini produk mereka.
Bagi konsumen Indonesia, XP Lite3 belum tentu masuk pasar lokal mengingat Lectric berfokus pada pasar Amerika Utara. Namun spesifikasinya memberi gambaran ke mana arah e-bike lipat kelas hemat bergerak: bobot turun, rem hidraulik jadi standar, dan opsi belt drive mulai merambah kelas harga di bawah 1.000 dolar AS.