MAKASSAR — Kontingen Kota Makassar resmi dilepas menuju Porprov XVIII Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Wajo dan Bone. Ketua KONI Makassar Ismail menyatakan akan berada di lokasi selama sepekan penuh, bukan sekadar melepas dari jauh.
Menurut Ismail, kehadiran pengurus di arena pertandingan menjadi bagian dari strategi pembinaan, bukan formalitas. Pengurus diminta mengetahui langsung keluhan dan kendala atlet selama bertanding.
Target 200 Emas, Naik dari Raihan Porprov Sebelumnya
Makassar membidik sedikitnya 200 medali emas pada Porprov XVIII. Angka itu lebih tinggi dibandingkan raihan sekitar 176 medali emas pada Porprov sebelumnya.
Ismail menyebut Porprov kali ini sebagai momentum pembuktian atas persiapan dan pembinaan olahraga yang dijalankan selama masa kepemimpinannya di KONI Makassar.
“Saya harus berada satu minggu di Wajo dan Bone untuk mendampingi para atlet, ofisial, dan seluruh kontingen KONI Makassar,” kata Ismail di Lapangan Karebosi Makassar, Selasa (27/10/2026).
Pengurus Wajib Kawal Atlet, Bukan Hanya Hadir di Upacara
Ismail meminta seluruh pengurus KONI memberikan dukungan kepada atlet yang bertanding. Ia menekankan pentingnya memastikan atlet benar-benar mendapat pendampingan selama pertandingan berlangsung.
“Semua pengurus KONI wajib memberikan dukungan kepada atlet yang bertanding. Kita harus tahu apa keluhan mereka dan memastikan atlet benar-benar mendapatkan dukungan,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta atlet menjaga kekompakan, saling menghargai, dan menjunjung sportivitas. Kerja keras selama latihan disebutnya sebagai modal utama membawa pulang hasil terbaik.
Akomodasi Disiapkan Tiga Bulan Sebelum Porprov
Persiapan akomodasi kontingen disebut telah dilakukan sekitar tiga bulan sebelum Porprov berlangsung. Langkah itu bagian dari upaya KONI Makassar memenuhi kebutuhan atlet selama bertanding di dua kabupaten.
Ismail turut mengapresiasi Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin atas dukungan terhadap persiapan kontingen. Ia berharap fasilitas yang tersedia dimanfaatkan maksimal untuk menunjang perjuangan atlet.
“Jangan berangkat hanya untuk bertanding. Berangkatlah untuk memperjuangkan prestasi dan membawa pulang kebanggaan bagi Kota Makassar,” tegasnya.
Dengan pendampingan langsung selama sepekan, Ismail berharap atlet semakin termotivasi mempertahankan prestasi Makassar dan memenuhi target 200 medali emas pada Porprov XVIII.