Pencarian

Nova Widianto Pede Amri/Nita Sumbang Medali di Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 • 22:05:01 WIB
Nova Widianto Pede Amri/Nita Sumbang Medali di Asian Games 2026
Pelatih Nova Widianto memimpin persiapan Amri/Nita di Pelatnas PBSI Cipayung menuju Asian Games 2026.

SULAWESI SELATAN — Pelatnas PBSI Cipayung menjadi tempat Nova Widianto menyusun strategi jelang Asian Games 2026. Ia sudah mempersiapkan Amri/Nita sejak dua pekan terakhir, dengan fokus utama membangun mental bertanding di multi-event.

Amri/Nita Jadi Tulang Punggung Ganda Campuran Indonesia

Di Asian Games nanti, Indonesia menurunkan dua wakil di sektor ganda campuran. Selain pasangan dadakan Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Amri/Nita diandalkan sebagai ujung tombak.

Nova berharap pasangan itu tampil lepas seperti saat meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia terakhir. Menurutnya, kunci utamanya adalah tidak terbebani hasil bagus sebelumnya.

Pesan Nova: Bermainlah Nothing to Lose

"Kalau bisa, bisa lebih, gitu loh. Karena saya lihat pun mereka punya kemampuan. Game plan mereka juga bagus," kata Nova saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Kamis (10/9/2026).

"Mungkin kendalanya satu kan, jangan memikirkan hasil bagus kemarin (medali perunggu World Championships) yang jadinya membuat nervous. Bermain lah nothing to lose. Karena saya rasa mereka bisa," tutur peraih medali perak Olimpiade Beijing 2008.

Peta Persaingan Ganda Campuran Mulai Rata

Kans Amri/Nita dinilai terbuka lebar karena dominasi pasangan tertentu mulai pudar. Nova menyoroti penurunan performa sejumlah ganda campuran China sebagai peluang yang harus dimanfaatkan.

"Persaingan sekarang di mix double sudah enggak menentu. Banyak pasangan China yang agak menurun nih. Jadi kita harus manfaatkan itu. Berapa kali pasangan China sudah lepas. World Championships saja sudah dua kali lepas. Kemarin di China Masters juga cuma satu, biasanya minimal dua di semifinal," dia mengungkapkan.

"Jadi kita harus manfaatkan lah karena mulai rata dan enggak ada yang terlalu dominan lagi setelah pensiunnya Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Makanya, kans lebih dari medali pun saya rasa ada."

Mental Jadi Penentu di Multi-Event

Nova menegaskan kemampuan teknis bukan satu-satunya faktor penentu. Pengalaman bertanding di multi-event seperti Asian Games sering menjadi ujian tersendiri bagi pemain.

"Tinggal dari kitanya saja. Kadang-kadang kan multi-event juga enggak gampang. Jika mereka punya mental kuat dan kemauan keras, saya rasa bisa medali," tegas eks pelatih ganda campuran Malaysia ini.

Jadwal Asian Games 2026 dan Sejarah Emas Indonesia

Asian Games 2026 akan berlangsung di Aichi-Nagoya, mulai 19 September hingga 4 Oktober. Ganda campuran Indonesia terakhir kali merebut medali emas pada Asian Games 1982 melalui Christian Hadinata/Ivana Lie.

Selama puluhan tahun, sektor ini belum kembali menyumbang emas. Tekanan sejarah itu menjadi beban sekaligus motivasi bagi Amri/Nita untuk mengakhiri puasa gelar di pesta olahraga terbesar Asia tersebut.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks