MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi buka suara soal keluhan warganya terkait pemadaman listrik bergilir yang terjadi sejak Senin (31/8). Ia menilai penanganan PLN sudah bergerak cepat, tetapi tetap meminta ada kejelasan waktu pemulihan.
Appi secara khusus memanggil jajaran manajemen PLN UID Sulselrabar ke Kantor Balai Kota Makassar pada Selasa (1/9). General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah hadir memenuhi undangan tersebut.
Bukan Faktor El Nino, Ini Penyebab Sesungguhnya
Setelah mendengar penjelasan langsung, Appi menyebut pemadaman yang terjadi bukan disebabkan faktor iklim El Nino. Sinyalemen itu sempat berkembang di masyarakat.
PLN justru mengonfirmasi gangguan terjadi karena ada pemeliharaan pada PLTU yang berlokasi di IPP Jeneponto. Dampaknya, pasokan tenaga listrik di sistem berkurang hingga 125 megawatt (MW).
Edyansyah menambahkan masih ada sekitar 300 MW kapasitas pembangkit yang dalam proses pemulihan. Namun yang diprioritaskan adalah unit 125 MW yang ditargetkan masuk kembali ke sistem paling lambat 5 September.
Waktu Pemulihan Jadi Kunci Keluhan Warga
Menurut Appi, durasi padam yang dirasakan warga cukup panjang dan berpotensi mengganggu banyak sektor. Tidak hanya rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha hingga layanan publik.
"Adanya pemadaman bergilir dilakukan PLN di Kota Makassar sejak Senin sore hingga beberapa hari ke depan. Banyak warga menyampaikan keluhan sehingga saya tindak lanjuti ke pihak yang berwenang," kata Appi dikutip dari rilis pers yang diterima redaksi, Selasa.
Ia meminta PLN memberikan kepastian kepada masyarakat soal kapan sistem kembali normal. Jangan sampai ketidakpastian ini memperpanjang keresahan warga.
PLN Jamin 5 September Kondisi Normal Kembali
Menanggapi permintaan itu, Edyansyah menyebut kondisi sistem kelistrikan Sulselrabar sebenarnya masih terkendali. Hanya saja, pemeliharaan pembangkit tersebut sempat membuat suplai tidak optimal.
"Berdasarkan informasi dari manajemen PLTU Jeneponto, insyaallah pada tanggal kurang lebih tanggal 5, kondisi sistem kelistrikan membaik kembali," ungkap Edyansyah.
PLN bahkan membuka kemungkinan pemulihan berlangsung lebih cepat dari target. "Untuk 125 megawatt akan pulih di tanggal 5. Mungkin nanti bisa lebih cepat lagi di bulan September," tambahnya.
Appi: Sistem Kelistrikan Perlu Diversifikasi Sumber Energi
Peristiwa ini sekaligus menyorot kelemahan sistem kelistrikan yang menurut Appi terlalu bergantung pada satu sumber energi. Ketika pembangkit tertentu terganggu, dampaknya langsung terasa.
"Mestinya masih ada sekitar 30 persen. Karena ada beberapa pembangkit yang bisa ditambahkan barangnya di sistem," ujarnya.
Ia mendorong penguatan sistem agar ke depan tidak ada lagi pemadaman serupa. Pemkot Makassar juga siap membantu komunikasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan gangguan di Jeneponto.
Edyansyah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak risau menghadapi pemadaman bergilir ini. Ia menjamin PLN terus melakukan langkah pengendalian hingga seluruh kapasitas pembangkit pulih.