SULAWESI SELATAN — Artikel ini merangkum enam ponsel 5G termurah yang tersedia di Indonesia per Agustus 2026. Harga yang tertera adalah harga resmi dan promo terbaru dari berbagai merek, baik di marketplace maupun gerai offline. Jaringan 5G yang semakin luas di kota-kota besar Indonesia membuat perangkat ini relevan untuk dipertimbangkan sebagai upgrade dari HP 4G.
Semua unit yang direkomendasikan bisa dibeli di marketplace resmi seperti Shopee Mall, Tokopedia Official Store, atau gerai Erafone. Pastikan memilih unit bergaransi resmi Indonesia agar aman. Dengan rentang harga Rp 1,4–2 juta, pengguna bisa menikmati kecepatan internet 5G untuk streaming, gaming ringan, hingga kerja remote.
Itel P55 5G: Pintu Masuk Paling Murah ke Ekosistem 5G
Dengan harga Rp 1,4–1,5 juta, Itel P55 5G menjadi opsi paling terjangkau di daftar ini. Ponsel ini dibekali chipset MediaTek Dimensity 6080, RAM 6GB, dan penyimpanan internal 128GB. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh, dan kamera belakangnya 50 MP dengan kamera depan 8 MP.
Spesifikasi ini cukup untuk pemula yang ingin mencoba jaringan 5G dengan budget minim. Namun, perlu dicatat bahwa di kelas harga ini, kualitas layar dan build quality biasanya menjadi sektor yang paling banyak dikorbankan. Cocok untuk pengguna yang prioritas utamanya koneksi cepat, bukan multimedia kelas atas.
Nubia V80 Max: Baterai 6.000 mAh untuk Pengguna Aktif
Nubia V80 Max hadir dengan harga Rp 1,899 juta dan menawarkan daya tahan baterai besar, yaitu 6.000 mAh. Ini adalah nilai jual utama di kelasnya, ideal untuk pengguna aktif yang jarang dekat dengan charger. Chipset yang digunakan adalah Unisoc T8300 dengan RAM 8GB dan ROM 128GB.
Kamera belakangnya 50 MP dan kamera depannya 16 MP, lebih tinggi dari Itel P55 5G untuk kebutuhan selfie. Baterai 6.000 mAh ini menjadi pembeda utama dibanding kompetitor di daftar ini, meskipun performa Unisoc T8300 masih perlu diuji lebih lanjut untuk gaming berat.
Redmi A7 Pro: Seri Murah dengan Dukungan 5G
Redmi A7 Pro dibanderol Rp 1,849 juta, sedikit lebih murah dari Nubia V80 Max. Seri murah dari Redmi ini mengandalkan chipset Unisoc T7250 dengan RAM 4GB dan ROM 64GB. Spesifikasi ini pas untuk pengguna kasual yang tidak membutuhkan banyak ruang penyimpanan atau multitasking berat.
Dengan RAM 4GB, pengguna perlu bijak mengelola aplikasi yang berjalan di latar belakang. Ponsel ini lebih cocok untuk aktivitas harian ringan seperti media sosial, browsing, dan komunikasi. Bukan untuk gaming atau pekerjaan yang menuntut performa tinggi.
Nubia Neo 5G: Kapasitas Memori 256GB di Harga Terjangkau
Nubia Neo 5G menawarkan sesuatu yang jarang ditemukan di kelas harga Rp 1,950 juta: RAM 8GB dan ROM 256GB. Kapasitas memori besar ini cocok untuk kamu yang gemar menyimpan banyak file, foto, atau video tanpa khawatir kehabisan ruang. Chipset yang digunakan adalah Unisoc T820.
Dari segi harga, Nubia Neo 5G berada di atas V80 Max, tetapi menawarkan storage dua kali lipat. Ini adalah pilihan tepat bagi pengguna yang lebih memprioritaskan kapasitas penyimpanan dibandingkan daya tahan baterai.
Nubia A76 5G: NFC dan Layar 90Hz di Bawah Rp 2 Juta
Nubia A76 5G menjadi penutup daftar dengan harga Rp 1,999 juta. Ponsel ini memiliki layar 6,75 inci dengan refresh rate 90Hz, yang membuat scrolling terasa lebih mulus. Keunggulan lain yang jarang ada di kelas ini adalah dukungan NFC dan slot microSD terpisah, sehingga kamu bisa menambah storage tanpa mengorbankan dua SIM card.
Chipsetnya Unisoc T8300 dengan RAM 8GB dan ROM 128GB, baterai 5.000 mAh, serta kamera 50 MP + 8 MP depan. Layar 90Hz dan NFC membuat ponsel ini terasa lebih modern dibanding pesaingnya, meski harus merogoh kocek paling dalam di daftar ini.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Meski harga dan spesifikasi terlihat menarik, ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan. Pertama, semua ponsel di daftar ini menggunakan chipset kelas entry-level. Performanya cukup untuk pemakaian harian, tapi jangan berharap bisa menjalankan game berat dengan setting grafis tinggi. Kedua, kualitas layar di kelas harga ini umumnya masih menggunakan panel IPS, bukan AMOLED, sehingga kontras dan konsumsi daya tidak sebaik kelas menengah.
Ketiga, dukungan update software pada perangkat murah seringkali terbatas. Pastikan kamu memilih unit yang mendapat garansi resmi Indonesia dan cek kebijakan update dari masing-masing merek. Jika budget bisa ditambah sedikit, ponsel di rentang Rp 2–3 juta biasanya menawarkan peningkatan signifikan di sektor layar, build quality, dan performa gaming.
Untuk pembaca yang mencari HP 5G termurah sebagai daily driver atau secondary phone, Itel P55 5G adalah pilihan paling ekonomis. Namun, jika fitur seperti NFC dan layar 90Hz adalah prioritas, Nubia A76 5G layak dipertimbangkan meski harus mengeluarkan budget lebih besar.