Pencarian

Jet Pribadi dan Jejak Karbon: Presiden FIFA Tempuh 40.000 Km dalam Dua Pekan Piala Dunia

Kamis, 25 Juni 2026 • 07:33:31 WIB
Jet Pribadi dan Jejak Karbon: Presiden FIFA Tempuh 40.000 Km dalam Dua Pekan Piala Dunia
Presiden FIFA Gianni Infantino menempuh 40.000 km dalam dua pekan pertama Piala Dunia 2026.

SULAWESI SELATAN — Kepadatan jadwal Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara—Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada—memaksa Presiden FIFA Gianni Infantino untuk mengambil langkah ekstrem. Dalam dua minggu pertama turnamen, ia tercatat terbang rata-rata 3.000 kilometer per hari, atau setara satu setengah kali panjang Pulau Sumatera.

Dari Mexico City ke Guadalajara dalam Hitungan Jam

Pada hari pembukaan, Infantino hadir di Mexico City untuk menyaksikan laga tuan rumah Meksiko kontra Afrika Selatan. Beberapa jam kemudian, ia sudah duduk di tribun Stadion Akron di Guadalajara. Pola perjalanan serupa terus berulang, termasuk saat ia harus terbang dari AS ke Kanada untuk menonton dua hingga tiga pertandingan dalam sehari.

Kemarin, ia menyaksikan laga Kroavia melawan Panama. Akumulasi perjalanan setelah dua pekan pertama mencapai 40.000 km, menyamai keliling Bumi di garis khatulistiwa.

Kritik Aktivis: "Komitmen Lingkungan FIFA Diabaikan"

Frekuensi penerbangan jet pribadi ini memicu gelombang kritik. Media dan aktivis lingkungan menilai tindakan Infantino bertolak belakang dengan kampanye keberlanjutan yang digaungkan FIFA sebelum turnamen. Jejak karbon dari 40.000 km penerbangan jet pribadi dinilai sangat besar dan kontradiktif.

"Perjalanan keliling dunia telah dilakukan, tetapi kontroversi seputar jejak karbon presiden FIFA ini pasti akan terus berlanjut bahkan setelah turnamen berakhir," tulis Toronto Sun dalam laporannya.

Kehadiran Berlebihan atau Tuntutan Tugas?

Banyak pihak menilai "kehadiran berlebihan" Infantino di stadion tidak sebanding dengan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Jet pribadi memang satu-satunya cara untuk memenuhi jadwal padat yang membentang dari pesisir barat AS hingga pedalaman Kanada. Namun, opini publik mulai mempertanyakan apakah setiap pertandingan benar-benar membutuhkan kehadiran fisik presiden FIFA.

Hingga berita ini diturunkan, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi kritik tersebut. Turnamen Piala Dunia 2026 sendiri masih akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan, artinya Infantino masih harus terus berpindah-pindah lokasi.

Bagikan
Sumber: vietnam.vn

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks