MAKASSAR — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar itu dipercaya memimpin organisasi kemahasiswaan asal Luwu Timur. Forum berlangsung di Hotel La Macca, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada 15 hingga 17 Mei 2026.
Dalam pidato usai ditetapkan, Andika menegaskan komitmennya membawa IPMALUTIM lebih aktif menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah. Gagasan yang ia usung bertajuk “Arah Baru dan Kolektif Demi Kontribusi Daerah”.
Organisasi Bukan Sekadar Agenda Seremonial
Menurut Andika, IPMALUTIM harus menjadi kekuatan sosial yang hadir menjawab persoalan masyarakat, bukan sekadar sibuk pada agenda seremonial. “IPMALUTIM harus menjadi rumah besar yang mampu menyatukan gagasan, semangat, dan kerja kolektif demi menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya, Sabtu (17/5/2026).
Ia menambahkan, organisasi ini tidak boleh kehilangan arah perjuangannya sebagai ruang kaderisasi dan pergerakan. Semangat kolektif menjadi fondasi utama untuk menciptakan organisasi yang solid dan harmonis.
Latar Belakang Kader Muhammadiyah
Pria kelahiran 17 Desember 1999 itu dikenal aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan. Selain di IPMALUTIM, ia juga pernah berproses di PKPT IPMIL Raya Unismuh serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Andika menempuh pendidikan dasar di SDN 133 Banalara, lalu melanjutkan ke SMPN 23 Makassar dan SMA Muhammadiyah Wotu. Saat ini ia tengah menempuh studi di Universitas Muhammadiyah Makassar.
Empat Fokus Kepemimpinan ke Depan
Ke depan, arah kepemimpinan Andika akan fokus pada penguatan budaya intelektual, konsolidasi kader, pengabdian masyarakat, serta membangun kolaborasi lintas sektor. Ia menilai IPMALUTIM harus tampil lebih progresif sebagai ruang kaderisasi dan penguatan intelektual.
Terpilihnya Andika dinilai menjadi penanda semangat baru bagi IPMALUTIM. Organisasi ini diharapkan mampu memberi dampak lebih luas bagi pembangunan Kabupaten Luwu Timur.