MAKASSAR — Peringatan satu tahun Sekolah Rakyat di GOR Sudiang, Makassar, menjadi forum bagi Pemprov Sulsel untuk menegaskan dukungan terhadap program pendidikan bagi anak keluarga prasejahtera. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menilai program tersebut sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang bagi anak-anak kurang mampu meraih cita-cita.
Acara bertema "Satu Indonesia, Sejuta Cita-cita" itu turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hasan Chabibie, Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, dan Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho.
Terima Kasih ke Pemerintah Pusat
Andi Sudirman menyampaikan penghargaan atas komitmen pemerintah pusat memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Atas nama Pemprov Sulsel, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan jajaran yang telah menginisiasi dan melaksanakan program ini untuk Generasi Emas 2045," ujar Andi Sudirman.
Menurutnya, Sekolah Rakyat membuka jalan bagi anak keluarga prasejahtera untuk mengejar cita-cita yang selama ini terbatas oleh kondisi ekonomi keluarga.
9 Sekolah Beroperasi, 7 Masih Dibangun
Di Sulawesi Selatan, sembilan Sekolah Rakyat sudah beroperasi. Tujuh unit lainnya masih dalam proses pembangunan.
Pengembangan itu diharapkan memperluas jangkauan layanan pendidikan dan memberi kesempatan lebih besar kepada anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas. Pemprov Sulsel akan terus mendukung program melalui sinergi dengan pemerintah pusat.
Harapan Lahirnya Pemimpin dari Sekolah Rakyat
Andi Sudirman berharap program tersebut melahirkan generasi unggul dan berkarakter yang kelak berkontribusi dalam pembangunan bangsa, termasuk menjadi pemimpin di masa depan.
"Suatu waktu 50 tahun ke depan atau 20 tahun ke depan akan lahir pemimpin dan presiden dari SR," tuturnya.
Ia juga mendoakan Presiden Prabowo Subianto diberi kekuatan dan kelancaran menjalankan tugas serta melanjutkan pembangunan nasional. Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan menjadikan Sekolah Rakyat bagian penting dalam mewujudkan pemerataan pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.