Pencarian

Petani Muda Sidrap Amir Raup Rp 70 Juta Sekali Panen, Kini Punya Puluhan Ribu Follower Media Sosial

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:18:01 WIB
Petani Muda Sidrap Amir Raup Rp 70 Juta Sekali Panen, Kini Punya Puluhan Ribu Follower Media Sosial
Amir, petani muda asal Uloe, Sidrap, menunjukkan hasil panennya di tengah sawah.

SIDRAP — Rasa minder sempat menyelimuti Amir saat memutuskan menggeluti dunia pertanian di tengah perkembangan zaman yang serba canggih. Namun, pilihan itu justru membawanya pada kemandirian finansial yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Di sela-sela aktivitas menggarap sawah, pria asal Uloe ini aktif membagikan kesehariannya sebagai petani melalui media sosial. Konsistensinya membuat akunnya kini diikuti puluhan ribu pengguna, sebuah pencapaian yang sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Inspirasi dari Bupati yang Tetap Turun ke Sawah

Semangat Amir untuk bertani semakin menguat setelah melihat sosok Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif. Baginya, sang bupati adalah bukti hidup bahwa kecintaan pada pertanian tidak luntur meski seseorang telah menduduki jabatan tinggi.

Syaharuddin Alrif diketahui tumbuh dari keluarga petani dan hingga kini masih aktif mengelola lahannya. Hal tersebut menjadi motivasi besar bagi Amir untuk terus bangga dengan profesinya.

"Saya terinspirasi dari Pak Bupati Syaharuddin Alrif. Beliau lahir dari keluarga petani dan sampai sekarang setelah menjadi bupati pun tetap bertani. Itu yang membuat saya semakin yakin bahwa tidak ada alasan bagi anak muda untuk malu menjadi petani," ujar Amir.

Keuntungan Puluhan Juta dari Sektor Pertanian

Keputusan Amir untuk serius di sektor pertanian tidak sia-sia. Dari hasil pengelolaan lahannya, ia mengaku mampu mengantongi keuntungan bersih sekitar Rp 50 juta hingga Rp 70 juta dalam satu kali masa panen. Nominal tersebut tentu sangat bergantung pada hasil produksi dan kondisi pasar saat itu.

Angka tersebut sekaligus mematahkan anggapan bahwa bertani hanya menghasilkan pendapatan pas-pasan. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor ini justru menawarkan prospek yang menjanjikan bagi generasi muda.

Kombinasi Pertanian dan Teknologi Digital

Amir menilai menjadi petani di era digital justru menyimpan peluang besar yang sayang untuk dilewatkan. Menurutnya, menggarap sawah atau kebun sambil memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan proses dan hasil panen melalui media sosial adalah kombinasi yang ampuh.

Cara ini tidak hanya memperluas jaringan pasar, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang tidak dimiliki oleh petani generasi sebelumnya. Desa bukan lagi penghalang untuk berkembang, melainkan panggung untuk berkarya.

Kisah Amir menjadi gambaran bahwa anak muda di pedesaan bisa produktif dan sukses. Dari Uloe, ia berharap semakin banyak generasi muda di Sidrap yang berani terjun ke sektor pertanian dan memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan potensi daerahnya masing-masing.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pelopornews.info

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks