Pencarian

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Tinjau Panen Raya 10,4 Ton per Hektare di Sidrap, Program Listrik Masuk Sawah Jadi Kunci

Rabu, 19 Agustus 2026 • 16:02:31 WIB
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Tinjau Panen Raya 10,4 Ton per Hektare di Sidrap, Program Listrik Masuk Sawah Jadi Kunci
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi meninjau panen raya padi di Desa Takalasi, Kabupaten Sidrap, Rabu.

SIDRAP — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi menyaksikan langsung panen raya padi oplah non-rawa di Desa Takalasi, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu. Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Listrik Masuk Sawah yang digadang-gadang menjadi solusi irigasi di tengah musim kemarau.

Produktivitas lahan yang mencapai 10,4 ton per hektare ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa kolaborasi dan inovasi pertanian mampu menekan dampak perubahan iklim. "Di tengah kekeringan, ternyata kita masih panen. Ini bukti nyata sinergi yang baik seluruh pihak dalam penanganan kekeringan di Kabupaten Sidrap," ujar Fatmawati dalam keterangannya di Makassar, Rabu.

Program Listrik Masuk Sawah: Mengatasi Krisis Air Saat Kemarau

Fatmawati menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan energi untuk pengairan lahan pertanian. Program Listrik Masuk Sawah dinilai menjadi salah satu solusi krusial bagi petani yang selama ini kesulitan mendapatkan air saat musim kemarau melanda.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyaksikan pengoperasian program tersebut serta menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa pompa 3 inci kepada kelompok tani setempat. Bantuan ini diharapkan dapat memperluas area tanam dan menjaga produktivitas padi di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Swasembada Pangan

Wagub menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sidrap, Kementerian Pertanian, PLN, hingga para penyuluh dan kelompok tani. Menurutnya, kolaborasi semacam ini wajib terus diperkuat untuk menjaga posisi Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional.

"Pemprov menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kita bersama-sama mewujudkan swasembada pangan dan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai salah satu penopang pangan nasional," katanya saat menghadiri panen raya tersebut.

Kegiatan panen raya ini juga menjadi bagian dari penguatan Pertanian Modern Advance Agriculture System (PMAAS). Program tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional, dengan mengedepankan teknologi dan efisiensi di sektor pertanian.

Kenaikan produktivitas dari 7 ton menjadi 10,4 ton per hektare di tengah kekeringan menjadi sinyal positif bagi upaya ketahanan pangan di Sulawesi Selatan. Ke depan, model serupa berpotensi direplikasi di daerah rawan kekeringan lainnya agar produksi beras nasional tetap terjaga.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks