MAKASSAR — Puncak peringatan HUT Dekranas ke-46 dan HKG PKK ke-54 yang digelar di Makassar pada 8-12 Juli 2026 mendapat sorotan positif dari pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara langsung mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan yang dinilainya berdampak luas terhadap perekonomian lokal.
Dampak Ekonomi Terasa Hingga ke Pelaku UMKM
"Terima kasih banyak kepada panitia dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pak Gubernur Sulawesi Selatan. Penyelenggaraan acara ini berjalan dengan sangat baik," ujar Tito di Makassar, Minggu.
Menurut Tito, kegiatan berskala nasional ini memberikan manfaat berganda. "Transportasi lokal bergerak, penginapan penuh, kuliner berkembang, termasuk penjualan produk UMKM yang terlihat dari tingginya transaksi para tenan UMKM," katanya.
Bagaimana Sektor Usaha Lokal Ikut Terdongkrak?
Ketua Panitia Dekranas ke-46, Sukarniaty Kondolele, merinci peningkatan aktivitas ekonomi terjadi di berbagai sektor. Hotel dan penginapan, restoran, rumah makan, kafe, hingga transportasi udara dan darat mengalami lonjakan permintaan. Layanan transportasi daring dan usaha penyewaan kendaraan juga turut menikmati dampak positif selama lima hari penyelenggaraan.
Tidak hanya itu, aktivitas perdagangan di pusat perbelanjaan, toko oleh-oleh, dan pasar tradisional ikut bergairah. Jasa pendukung acara seperti percetakan, fotografi, videografi, dekorasi, hingga event organizer juga kebanjiran order.
Produk Unggulan Sulsel Jadi Primadona Peserta
Pelaku UMKM mendapatkan peluang emas untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas promosi produk mereka. Berbagai produk unggulan Sulawesi Selatan—mulai dari kerajinan, wastra Nusantara, fesyen, kuliner, kopi lokal, makanan olahan tradisional, aksesori, hingga suvenir—diperkenalkan kepada peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.
Tito menambahkan, momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangkitkan kembali potensi kerajinan Indonesia. "PR kita sekarang adalah bagaimana kerajinan Indonesia bisa mendunia," tegasnya.