MAKASSAR — Pengerjaan proyek Multi Years Project (MYP) yang digarap Pemprov Sulsel kini berlangsung di tiga paket pekerjaan, mencakup Paket 3, Paket 4, dan Paket 5. Penanganan meliputi penghamparan aspal, pembangunan drainase, hingga penguatan badan jalan di titik rawan kerusakan.
Paket 3: Pengaspalan Ruas Enrekang–Tanrutedong
Pada Paket 3, penghamparan lapis antara aspal beton atau Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) dikerjakan di ruas Batas Kabupaten Enrekang–Anabanua–Dongi–Tanrutedong. Pekerjaan difokuskan pada STA 15+150 di sisi kiri dan kanan jalan.
Paket 4: Penguatan Struktur Jalan di Anabanua–Batas Sidrap
Sementara itu, di Paket 4, penanganan di ruas Anabanua–Makale–Batas Sidrap lebih diarahkan pada pembangunan talud bahu jalan. Langkah ini bertujuan memperkuat struktur jalan sekaligus mengurangi risiko kerusakan di masa mendatang. Preservasi juga dilakukan di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap.
Paket 5: DPT dan Drainase di Tiga Ruas Bone
Pada Paket 5, pekerjaan berlangsung di sejumlah ruas strategis di Kabupaten Bone. Di ruas Ujung Lamuru–Palattae, pembangunan dinding penahan tanah (DPT) dikerjakan pada STA 9+630 guna memperkuat badan jalan dari potensi longsor. Selanjutnya, pembangunan saluran drainase dilakukan di ruas Palattae–Bojo pada STA 0+425 untuk mendukung sistem pembuangan air dan menjaga umur layanan jalan.
Di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae, penanganan dilakukan melalui penghamparan lapis antara aspal beton (AC-BC) pada STA 17+550.
Target: Mobilitas Warga dan Distribusi Hasil Pertanian Lancar
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Muhammad Rosyadi mengatakan percepatan proyek ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurut dia, sejumlah ruas yang sebelumnya rusak kini mulai menunjukkan perubahan signifikan.
“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Rosyadi, Minggu, 14 Juli 2026.
Pemprov Sulsel menargetkan seluruh pekerjaan dalam program MYP berjalan sesuai jadwal. Selain mempercepat progres, pengawasan di lapangan terus dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan.