GOWA — Kobaran api pertama kali diketahui oleh petugas laundry yang melihat kabel terbakar di sayap kiri rumah sakit. Direktur RS Syekh Yusuf Gowa, Gaffar, mengatakan petugas medis dan staf langsung berusaha memadamkan api dengan alat pemadam kebakaran (APAR) sembari mengevakuasi pasien.
"Ada laporan dari petugas laundry yang melihat dari sayap kiri rumah sakit ini ada kabel yang terbakar," kata Gaffar kepada wartawan, Jumat (29/5). "Saat bersamaan juga orang lagi Salat Jumat, pas di rakaat pertama."
Kepanikan 15 Menit Pertama di IGD
Gaffar mengungkapkan bahwa situasi sempat mencekam di ruang IGD. Pasien panik saat kobaran api membesar, namun kondisi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat.
"Iya sempat panik di 15 menit pertama, namun sudah kembali kondusif. Tapi, dievakuasi ke tempat yang lebih aman," jelasnya.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gowa menerima laporan dan langsung mengerahkan belasan unit armada. Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Damkar Gowa, Syamsul Bahri, menyebutkan ada lima unit dari Damkar Gowa dan tujuh unit dari Damkar Makassar dikerahkan ke lokasi, dengan total kekuatan 70 personel.
Diduga Korsleting Listrik, Dua Gedung Terbakar
Syamsul menjelaskan bahwa identifikasi awal menunjukkan kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Dua gedung yang terbakar adalah gedung perlengkapan dan gedung radiologi lama.
"Setengah jam api sudah dapat kami kuasai. Kemudian setengah jam lagi itu kita melakukan pendinginan, mengurai material-material yang terbakar maupun yang berpotensi akan terbakar," ujar Syamsul.
Meski api telah dipadamkan, pihak Damkar belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian material. "Korban jiwa tidak ada dan saat ini, kami baru melakukan identifikasi, melakukan asesmen," katanya.
Mengapa Kebakaran Terjadi Saat Jam Salat?
Kebakaran terjadi bertepatan dengan Salat Jumat, sehingga sebagian besar karyawan rumah sakit berada di masjid. Saat itu, hanya petugas jaga yang tersisa di gedung dan langsung bereaksi setelah mendengar teriakan dari petugas laundry.
"Kemudian ada teriakan dari karyawan lainnya, sehingga setelah mereka pulang dari masjid langsung menghubungi kami," kata Syamsul.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya prosedur keselamatan kebakaran di fasilitas kesehatan, terutama saat jam ibadah atau jam istirahat ketika jumlah staf di dalam gedung berkurang drastis. Pihak RS Syekh Yusuf Gowa memastikan seluruh pasien yang dievakuasi kini berada di tempat aman dan kondisi rumah sakit telah kondusif.