MAKASSAR — Organisasi sayap pemuda ICMI kini diisi oleh sosok yang tak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman hidup yang keras. Yasdin, yang akrab disapa, menggantikan Syamsu Alam, dosen bisnis digital Fakultas Ekonomi UNM, setelah melalui sidang Musda yang dipimpin mantan Sekretaris Pemuda ICMI Sulsel, Erwin Saputra.
Dari Menanam Padi hingga Jadi Presiden Mahasiswa
Yasin lahir di Desa Kaluku, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, pada 2 Februari 1987. Sejak kecil, ia sudah terbiasa bekerja keras membantu orangtuanya menanam padi dan mencari telur bebek untuk dijual. Saat SMP, ia menjadi tukang cuci mobil, lalu beralih menjadi tukang catat meteran listrik ketika SMA.
Kebiasaan itu ia bawa hingga kuliah di Makassar. Di kampus, Yasdin aktif berorganisasi dan sempat menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Otomotif (HMO) FT UNM periode 2008-2009, lalu Presiden Mahasiswa FT UNM periode 2009-2010. Ia juga bergabung di UKM Seni UNM selama tiga tahun, sejak 2007 hingga 2009.
Pernah Ditangkap saat Demonstrasi, Kini Dosen dan Kepala Pusat Riset
Sebagai aktivis, Yasdin mengaku sering terlibat dalam aksi demonstrasi. Pengalaman pahit pernah ia alami: dipukul pentungan hingga ditangkap polisi. Namun, ia menjadikan itu sebagai pembelajaran berharga. Setelah lulus, ia sempat bekerja sebagai jurnalis di Tribun Timur sebelum akhirnya melanjutkan studi doktor di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Sejak 2015, Yasdin menjadi dosen tetap Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FT UNM. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Riset dan Penguatan Inovasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNM periode 2019 hingga 2023.
Riwayat Pendidikan dan Organisasi yang Padat
Yasdin menempuh pendidikan dasar di SD 236 Kaluku Pitumpanua Wajo, SMP Negeri 3 Pitumpanua, dan SMA Negeri 6 Wajo. Gelar S1 diperoleh dari Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FT UNM (2005–2010), disusul S2 di Pendidikan Teknologi Kejuruan PPs UNM (2010–2013) dan Teknik Industri UGM (2016–2019). Ia meraih gelar doktor dari UNY pada 2017 dan menyelesaikan program insinyur di Universitas Brawijaya pada 2021.
Selain di ICMI, ia tercatat sebagai anggota Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Wajo (Hipermawa), Himpunan Mahasiswa Islam, Ikatan Keluarga Mahasiswa Sulawesi Selatan cabang Yogyakarta, dan Persatuan Insinyur Indonesia.
Minat Olahraga dan Hobi Menulis
Di sela kesibukannya, Yasdin gemar berolahraga seperti sepak bola, futsal, dan bulu tangkis. Ia juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan. Komitmennya membangun masyarakat melalui jalur pendidikan dan organisasi menjadi modal utama dalam memimpin Pemuda ICMI Makassar ke depan.