Pencarian

Joy Division Rilis Box Set 'Eternal' 14 CD, Dokumentasi 16 Konser

Jumat, 25 September 2026 • 22:06:01 WIB
Joy Division Rilis Box Set 'Eternal' 14 CD, Dokumentasi 16 Konser
Box set 'Eternal' milik Joy Division berisi 14 CD dan dua DVD yang mendokumentasikan 16 pertunjukan konser periode 1979–1980.

SULAWESI SELATAN — Joy Division merilis box set 'Eternal' berisi 14 CD dan dua DVD yang mendokumentasikan 16 pertunjukan konser dari 14 bulan masa puncak karier band asal Manchester tersebut. Koleksi ini menghimpun rekaman live yang sebagian besar sudah lama beredar sebagai bootleg, kini dikurasi ulang dengan kualitas audio yang diperbaiki semaksimal mungkin. Box set ini hadir menjelang induksi Joy Division dan New Order ke Rock and Roll Hall of Fame pada musim gugur tahun ini.

Joy Division merilis box set 'Eternal' yang mengemas 14 CD dan dua DVD, menghimpun 18 pertunjukan (termasuk beberapa sesi soundcheck) dari periode puncak band antara 1979 hingga 1980. Sebagian besar rekaman berasal dari kaset bootleg yang dijual di pasar loak Inggris pada era tersebut, ditambah beberapa kaset soundboard dan sumber rekaman yang lebih profesional.

Kualitas Rekaman dan Konser Terbaik

Beberapa rekaman dalam koleksi ini memiliki kualitas suara yang kasar, meski produser box set telah berupaya maksimal memperbaikinya. Hanya sedikit yang menawarkan kualitas standar album live pada umumnya.

Konser dari Amsterdam, Birmingham, dan Factory di Manchester disebut sebagai yang terbaik dari segi kualitas maupun performa, meski masing-masing tetap memiliki kekurangan. DVD-nya memuat penampilan BBC yang sudah lama beredar, plus video konser dan soundcheck yang hanya menarik bagi penggemar obsesif.

Joy Division di Panggung: Lebih Keras dari yang Dibayangkan

Mendengar rekaman konser Joy Division untuk pertama kali bisa mengejutkan. Band yang di studio terdengar atmospheric dan penuh efek suara aneh ini ternyata tampil brutal dan agresif di atas panggung.

Gitar Bernard Sumner yang menggeram, bass Peter Hook yang menghantam, dan drum Stephen Morris yang menggelegar mendominasi. Vokal Ian Curtis meraung hingga mendistorsi sistem suara di bagian-bagian yang sangat keras.

Di studio, produser Martin Hannett lebih tertarik membuat gitar terdengar seperti mesin atau kawanan lebah daripada gitar listrik biasa. Hasilnya, album 'Unknown Pleasures' dan 'Closer' terdengar seperti dari dunia lain, dengan efek suara aneh, pecahan kaca, dan suara industri di kejauhan.

Setlist yang Selalu Berubah

Meski berusia muda, Joy Division memiliki repertoar lagu orisinal yang luar biasa banyak. Mereka bisa membuka konser dengan instrumental obskur, 'Love Will Tear Us Apart' (yang baru dirilis setelah Curtis meninggal), atau lagu muram 'I Remember Nothing'.

Ada beberapa kejutan dalam koleksi ini, seperti versi awal 'The Eternal' yang terdengar lebih cerah dengan musik berbeda dari versi final. Ada juga versi 'Love Will Tear Us Apart' yang tersendat, di mana Curtis mencoba bermain gitar ritme (Sumner pindah ke keyboard) dan tampaknya sadar tidak bisa bermain sambil bernyanyi.

Di akhir lagu itu, Curtis bahkan berkata, "As you can tell, we haven't rehearsed in a while."

Ironi Induksi Hall of Fame

Joy Division dan New Order akan diinduksi ke Rock and Roll Hall of Fame pada musim gugur tahun ini. Ada ironi di situ: band yang dulu dianggap anti-rock dan menolak klise justru lebih dikenal lewat T-shirt bergambar sampul album pertama mereka, 'Unknown Pleasures', daripada musiknya sendiri.

Di akhir cover live lagu 'Sister Ray' milik Velvet Underground, Curtis terdengar berkata dengan nada meremehkan, "You should hear our version of 'Louie Louie' — woah."

Box set 'Eternal' menjadi dokumen penting bagi penggemar yang ingin mendengar sisi lain Joy Division: band yang di studio tampak gelap dan misterius, tapi di panggung tampil sebagai kekuatan rock yang menghantam tanpa ampun.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: variety.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks