MAKASSAR — Perhelatan akbar aparatur sipil negara (ASN) se-Indonesia resmi bergulir di Sulawesi Selatan. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (24/8/2026) malam.
Kegiatan ini diikuti kafilah dari kementerian/lembaga serta pemerintah provinsi se-Indonesia. Rangkaian perlombaan akan berlangsung di dua wilayah, yakni Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep, selama 23-30 Agustus 2026.
Pulang Kampung ke Kota Pertama Penyelenggara
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengingatkan momen istimewa di balik pemilihan Sulsel sebagai tuan rumah. Menurutnya, Makassar adalah kota pertama yang menyelenggarakan MTQ KORPRI pada 2012 silam.
"MTQ pertama kali diselenggarakan oleh KORPRI itu di Kota Makassar tahun 2012, dan hari ini MTQ pulang kampung, ini adalah momentum untuk KORPRI bersama-sama membumikan nilai-nilai Al-Qur'an," ujar Prof. Zudan dalam sambutannya.
Dukungan Penuh Pemprov Sulsel untuk 34 Kontingen
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah. Ia menyebut penunjukan ini menjadi pengakuan atas posisi Sulsel sebagai hub Indonesia timur.
"Kami sangat berbangga dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Pengurus KORPRI karena menunjuk Sulsel sebagai hub Indonesia timur menjadi tuan rumah MTQ," kata Andi Sudirman.
Ia menegaskan, Pemprov Sulsel bersama pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait akan memberikan dukungan terbaik agar pelaksanaan MTQ KORPRI Nasional 2026 berjalan lancar dan sukses. "Kami tentu akan memberikan yang terbaik untuk pelaksanaan MTQ KORPRI ini. Selamat datang kepada seluruh kafilah perwakilan provinsi yang turut memeriahkan MTQ KORPRI Tingkat Nasional ini," tuturnya.
Pembinaan Spiritual untuk Karier ASN
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi. Ia menilai MTQ menjadi wadah strategis pembinaan spiritual bagi aparatur sipil negara di tengah tuntutan kerja birokrasi yang makin kompleks.
"Korpri perlu disentuh dengan kekuatan batin spiritual. Terbukti kecerdasan spiritual mampu memberikan motivasi luar biasa, sekaligus keluhuran berpikir. MTQ ini pasti bermanfaat untuk pembinaan karier anggota Korpri," ungkapnya.
12 Cabang Lomba Dipertandingkan di Makassar dan Pangkep
Berbagai cabang lomba dipertandingkan dalam MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 ini. Rinciannya meliputi Tilawah Al-Qur'an, Tartil Al-Qur'an, dan Hifzhil Qur'an atau hafalan Al-Qur'an termasuk Juz 30 dan surah pilihan.
Selain itu, ada cabang Khattil Qur'an atau kaligrafi yang mencakup dekorasi, naskah, kontemporer hingga kaligrafi digital. Perlombaan juga mencakup Dakwah Al-Qur'an, Lomba Azan, Khutbah Jumat, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ), Hafalan Hadis dan Syarah Hadis, Doa, Cipta dan Baca Puisi Islami, serta berbagai cabang seni Islami lainnya.
Pembukaan malam itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau. Hadir pula Prof. Said Agil Husin Al Munawar yang pernah menjabat sebagai Menteri Agama RI ke-19, serta sejumlah gubernur, bupati, wali kota, dan sekretaris daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.