Pencarian

BMKG Deteksi 1.104 Titik Panas di Sumatera, Sumatera Selatan Paling Banyak dengan 528 Titik

Minggu, 23 Agustus 2026 • 09:31:31 WIB
BMKG Deteksi 1.104 Titik Panas di Sumatera, Sumatera Selatan Paling Banyak dengan 528 Titik
Petugas memantau peta sebaran 1.104 titik panas di Sumatera yang terdeteksi BMKG pada Sabtu pagi.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat lonjakan signifikan jumlah titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera mencapai 1.104 titik pada Sabtu pagi. Konsentrasi terbanyak terpantau di Provinsi Sumatera Selatan dengan 528 titik, disusul Bangka Belitung dan Lampung yang juga menunjukkan angka tinggi.

PEKANBARU — BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan drastis titik panas di Pulau Sumatera berdasarkan pembaruan data Satelit Modis pada pukul 07.00 WIB, Sabtu. Sebanyak 1.104 titik panas tersebar di sembilan provinsi, dengan Sumatera Selatan mendominasi hampir separuh dari total keseluruhan.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Anggun R, mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan menjadi penyumbang terbesar dengan 528 titik panas. Angka ini jauh melampaui provinsi lain yang juga masuk dalam kategori rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Provinsi dengan Titik Panas Terbanyak

Selain Sumatera Selatan, beberapa provinsi lain juga mencatatkan jumlah titik panas yang cukup tinggi dan perlu diwaspadai. Berikut rincian sebarannya:

  • Sumatera Selatan: 528 titik
  • Bangka Belitung: 221 titik
  • Lampung: 98 titik
  • Riau: 97 titik
  • Jambi: 83 titik

Sementara itu, provinsi lainnya seperti Kepulauan Riau mencatat 34 titik, Bengkulu 19 titik, Aceh 13 titik, Sumatera Utara 9 titik, dan Sumatera Barat 5 titik. Data ini menunjukkan hampir seluruh wilayah Sumatera berpotensi mengalami karhutla jika tidak segera ditangani.

Pelalawan Jadi Wilayah Terparah di Riau

Di Provinsi Riau sendiri, titik panas terdeteksi menyebar di delapan kabupaten/kota. Kabupaten Pelalawan menjadi area paling krusial dengan temuan 71 titik panas, angka yang sangat tinggi untuk ukuran satu kabupaten.

Konsentrasi titik panas di Pelalawan ini patut menjadi perhatian serius karena berdekatan dengan kawasan hutan gambut yang mudah terbakar. Dua kabupaten lainnya, Indragiri Hilir dan Kampar, masing-masing mencatat delapan dan empat titik panas pada periode yang sama.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di wilayah-wilayah yang menunjukkan lonjakan titik panas signifikan seperti Sumatera Selatan dan Riau. Kondisi cuaca kering dan angin kencang dikhawatirkan dapat mempercepat penyebaran api jika tidak segera diantisipasi.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks