PALOPO — Upaya mempererat hubungan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo dan insan pers kembali digelar lewat acara ngopi bareng bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Andi Poci, Sabtu lalu. Momen santai itu menjadi ruang bagi jurnalis untuk menyampaikan sejumlah persoalan, salah satunya soal keterbukaan informasi di lingkungan pemkot.
Seorang jurnalis, Ahyar, mengungkapkan kesulitannya saat hendak melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palopo, Harianto. Menurutnya, upaya menghubungi pejabat tersebut kerap tidak membuahkan hasil.
“Saya beberapa kali menelepon maupun melalui WhatsApp untuk melakukan konfirmasi ke Kadis PUPR sangat susah. Terkadang HP-nya tidak aktif dan kalau aktif, pesan yang dilayangkan terkadang tidak dibalas,” ungkap Ahyar.
Pentingnya Akses Informasi untuk Publik
Ahyar menilai komunikasi antara pejabat pemerintah dan jurnalis perlu diperkuat, khususnya untuk klarifikasi program, kebijakan, maupun persoalan yang menjadi perhatian masyarakat. Ia menekankan bahwa akses komunikasi yang mudah bukan hanya kebutuhan media, tetapi juga bagian penting agar informasi publik tersampaikan secara berimbang dan akurat.
Keluhan ini mendapat respons langsung dari Pj Sekda Palopo, Andi Poci. Ia menyatakan akan menindaklanjuti masukan tersebut dan menyampaikannya kepada pihak terkait, termasuk Kepala Dinas PUPR.
Harapan Perbaikan Komunikasi ke Depan
Langkah tindak lanjut itu diharapkan mampu memperbaiki pola komunikasi antara jajaran Pemkot Palopo dengan insan pers. Dengan begitu, proses konfirmasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Kegiatan ngopi bareng ini pun diharapkan tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Lebih dari itu, forum ini diharapkan menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan persoalan dan mencari solusi bersama demi terciptanya komunikasi yang lebih baik antara pemerintah, media, dan masyarakat.