SULAWESI SELATAN — Peran Shin Tae-yong dalam membentuk skuad Garuda terus menuai sorotan meski ia sudah tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala. Menurut Hasani, warisan terbesar pelatih berusia 54 tahun itu adalah keberaniannya melakukan regenerasi besar-besaran yang melahirkan banyak pemain muda berbakat.
"Hampir 70-80 persen pemain timnas yang ada sekarang kan hasil karya dia, lokal. Termasuk awal-awal grade yang naturalisasi, Rafael Struick, Ivar Jenner, dan Justin Hubner," ungkap Hasani saat hadir di podcast Bola Bung Binder.
Dari Asnawi Hingga Marselino: Jejak Regenerasi yang Ditinggalkan
Di bawah arahan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia tidak hanya mengalami peningkatan peringkat FIFA. Proses pembinaan yang ia bangun sejak 2020 lalu sukses memunculkan nama-nama seperti Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan, hingga Rizky Ridho.
Pada periode yang sama, lini tim nasional juga mulai diperkuat pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Justin Hubner, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks menjadi bagian dari gelombang naturalisasi yang direkomendasikan pada masa kepelatihannya.
Sentuhan Shin Tae-yong di Level Junior: Taktik yang Dipakai Nova Arianto
Pengaruh Shin Tae-yong ternyata tidak berhenti di level senior. Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, secara terbuka mengaku memakai pembelajaran dari sang mentor saat menghadapi Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025.
Hasilnya, Indonesia U-17 mampu mengejutkan Korea Selatan dengan kemenangan 1-0 pada laga perdana Grup C, Jumat (4/4/2025). "Pastinya saya belajar banyak dari beliau (Shin Tae-yong). Setelah mempelajari permainan Korea Selatan, saya mencoba menerapkan taktik yang sama yang pernah beliau lakukan," ujar Nova, Minggu (6/4/2025).
Nova memang memiliki kedekatan khusus dengan Shin Tae-yong. Ia sempat menjadi asisten pelatih asal Korea Selatan tersebut selama kurang lebih empat tahun dan turut menjadi bagian dari tim ketika Indonesia U-23 mengalahkan Korea Selatan pada Piala Asia U-23 2024.
Fondasi yang Masih Dipakai Sampai Sekarang
Pengakuan Hasani dan Nova menegaskan bahwa meski kursi kepelatihan kini dipegang oleh Patrick Kluivert, skuad yang ada sekarang masih banyak dihuni oleh produk binaan Shin Tae-yong. Hal ini menjadi bukti bahwa fondasi yang dibangun pelatih asal Korea Selatan tersebut menjadi pijakan utama bagi masa depan sepak bola Indonesia.