Pencarian

Bupati Luwu Minta 55 Mahasiswa KKN Unhas Tak Buat Program Asal-Asal: Harus Sesuai Kebutuhan Desa

Sabtu, 04 Juli 2026 • 15:24:31 WIB
Bupati Luwu Minta 55 Mahasiswa KKN Unhas Tak Buat Program Asal-Asal: Harus Sesuai Kebutuhan Desa
Bupati Luwu Patahudding mengingatkan mahasiswa KKN Unhas untuk menyusun program sesuai kebutuhan desa.

MAKASSAR — Bupati Luwu, Sulawesi Selatan, Patahudding, mengingatkan para mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban akademik. Ia meminta program kerja yang dirancang benar-benar menyentuh persoalan warga di lapangan.

"Namanya KKN, berarti kerjanya juga harus nyata. Jangan sampai program yang dibuat tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Patahudding saat menerima rombongan mahasiswa di Makassar, Sabtu.

Pesan itu ia sampaikan di hadapan 55 mahasiswa yang akan diterjunkan ke delapan kecamatan di Kabupaten Luwu. Menurut Patahudding, mahasiswa justru bisa menjadi jembatan antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menyusun program yang tepat sasaran.

Program Prioritas Pemkab yang Bisa Dijadikan Acuan

Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di Kabupaten Luwu itu memperkenalkan dua program prioritas daerah yang relevan dengan pengabdian mahasiswa: bidang pendidikan dan kesehatan. Ia menyebut pemerintah daerah telah menjamin akses layanan kesehatan warga melalui BPJS Kesehatan yang cukup menggunakan KTP.

"Susun kegiatan yang benar-benar memberi manfaat dan mampu membantu pemerintah desa maupun masyarakat," ujarnya menegaskan.

Patahudding juga mengajak mahasiswa untuk ikut meramaikan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67. Ia menilai kehadiran anak muda dari kampus bisa memberi warna tersendiri dalam setiap kegiatan yang digelar bersama masyarakat.

Alokasi 55 Mahasiswa dari Permohonan 500 Orang

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Luwu, Hidayah, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya mengajukan permohonan penempatan sekitar 500 mahasiswa KKN. Tujuannya agar pengabdian bisa menyebar merata ke seluruh desa di delapan kecamatan.

Namun, berdasarkan kebijakan Unhas, kuota yang diberikan hanya 55 mahasiswa. Mereka akan ditempatkan di Kecamatan Bajo Barat, Kamanre, Larompong, Larompong Selatan, Suli, Suli Barat, dan beberapa wilayah lain yang sudah ditetapkan sebagai lokasi KKN.

Hubungan Lama Unhas dan Luwu

Dosen Pembimbing KKN Unhas, Awaluddin, menyebut hubungan antara kampusnya dengan Kabupaten Luwu sudah terjalin lama. Banyak alumni Unhas yang pernah melaksanakan KKN di daerah itu dan kini menjadi tokoh penting di berbagai bidang.

"Ini menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa tidak berhenti di masa KKN, tetapi berlanjut dalam bentuk kontribusi nyata di kemudian hari," kata Awaluddin.

Ia berharap pengalaman selama 45 hari di Luwu bisa menjadi modal bagi mahasiswa untuk memahami dinamika desa dan tantangan pembangunan di daerah.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks