Pencarian

Analisis Messi Usai Argentina Kalahkan Tanjung Verde: Jarak Antarlini Terlalu Renggang, Pressing Tak Berjalan

Sabtu, 04 Juli 2026 • 15:21:31 WIB
Analisis Messi Usai Argentina Kalahkan Tanjung Verde: Jarak Antarlini Terlalu Renggang, Pressing Tak Berjalan
Lionel Messi menyoroti jarak antarlini yang terlalu renggang dalam kemenangan Argentina atas Tanjung Verde.

MAKASSAR — Kemenangan dramatis Argentina atas Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026 tak sepenuhnya menuai pujian dari sang kapten, Lionel Messi. Ia justru menyoroti kelemahan fundamental yang hampir membuat La Albiceleste tersingkir: pressing yang tidak efektif dan jarak antarlini yang terlalu renggang.

Jarak Antarlini Jadi Celah Eksploitasi Lawan

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, Sabtu WIB, Argentina menang 3-2 setelah babak tambahan waktu. Namun, Messi menilai timnya kesulitan menjalankan pressing sejak awal pertandingan. “Menurut saya kami tidak bisa melakukan pressing dengan baik. Jarak antarlini kami terlalu jauh di beberapa momen,” ujarnya dikutip dari laman resmi FIFA.

Kondisi itu langsung dimanfaatkan Tanjung Verde. Tim asuhan Lionel Scaloni beberapa kali kehilangan kendali permainan dan harus bertahan dalam tekanan. Lawan lebih leluasa menguasai bola karena celah antarbek tengah dan lini tengah yang terlalu lebar.

Mengapa Pressing Argentina Gagal Berjalan?

Messi menjelaskan, masalah dimulai saat Argentina mencoba membangun serangan dari poros pertahanan. “Saat ingin naik dari poros pertahanan, jaraknya terlalu jauh dengan bek tengah sehingga kami jadi terpecah,” kata pemain berusia 39 tahun itu.

Akibatnya, Argentina selalu kalah jumlah pemain dalam duel. “Mereka selalu punya satu pemain lebih karena kami tidak bisa menjaga duel dengan baik. Karena itu mereka lebih sering menguasai bola dan membuat kami banyak berlari,” tambah Messi.

Dampak ke Performa Tim: Berlari Lebih Keras, Hasil Minim

Kelemahan pressing ini berdampak langsung pada fisik pemain Argentina. Alih-alih mengontrol permainan, mereka justru dipaksa berlari mengejar bola karena lawan lebih dominan. Scaloni pun sempat melakukan penyesuaian di babak kedua untuk menutup celah, namun pressing tetap tidak berjalan optimal.

Meski lolos ke babak 16 besar, evaluasi Messi ini menjadi alarm bagi Argentina. Jika pressing masih renggang saat menghadapi lawan yang lebih solid, peluang untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026 bisa terancam.

FAQ: Apa Arti Pressing dalam Sepak Bola Modern?

Apa yang dimaksud pressing dalam sepak bola?
Pressing adalah taktik bertahan di mana pemain menekan lawan yang menguasai bola sejak dari area pertahanan lawan. Tujuannya merebut bola secepat mungkin dan mencegah lawan membangun serangan.

Mengapa pressing penting bagi Argentina?
Argentina di era Scaloni mengandalkan pressing tinggi untuk memenangkan bola di area lawan. Tanpa pressing yang efektif, lini belakang menjadi rentan karena lawan punya waktu dan ruang untuk mengatur serangan.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks