SULAWESI SELATAN — Bahlil menekankan bahwa PLN harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional mereka. Menurutnya, langkah mitigasi yang tepat menjadi kunci utama agar gangguan serupa tidak kembali terjadi dan merugikan masyarakat luas.
"Saya mendengar informasi ada beberapa daerah terjadi pemadaman bergilir. Saya minta PLN untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur, komprehensif untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan dengan tidak ada lagi pemadaman," ujar Bahlil dalam keterangan resmi, Senin (22/6).
Komunikasi Langsung dengan Dirut PLN
Menteri ESDM mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Direktur Utama PLN untuk mendorong percepatan penanganan masalah ini. Ia menegaskan bahwa persoalan teknis kelistrikan merupakan kewenangan penuh PLN selaku operator.
"Tadi saya sampai di jalan juga saya bicara sama Pak Dirut. Saya katakan bahwa segera melakukan langkah-langkah mitigasi yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk di dalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat," tegas Bahlil.
Ia juga menegaskan bahwa peran Kementerian ESDM adalah sebagai regulator, sementara pelaksanaan operasional di lapangan sepenuhnya berada di tangan PLN.
Target: Kenyamanan Pelanggan Kembali Pulih
Bahlil memastikan bahwa pemerintah sudah memberikan arahan yang tegas. Kini, tinggal menunggu realisasi dari PLN untuk segera menormalkan kembali pasokan listrik di daerah-daerah terdampak.
"Yang mengoperasikan listrik itu bukan Dirjen Listrik, bukan ya. Bukan kita. Kita regulasinya sementara yang melaksanakan kegiatan adalah PLN," pungkasnya.
Pemerintah berharap langkah teknis yang diambil PLN dapat segera mengembalikan keandalan sistem kelistrikan nasional, sehingga aktivitas masyarakat dan industri tidak kembali terganggu oleh pemadaman bergilir.