Pencarian

Bukan Sekadar Lomba Suara, Pesparawi Nasional XIV Jadi Ajang Perkuat Moderasi Beragama bagi Kontingen Sulsel

Senin, 22 Juni 2026 • 18:20:01 WIB
Bukan Sekadar Lomba Suara, Pesparawi Nasional XIV Jadi Ajang Perkuat Moderasi Beragama bagi Kontingen Sulsel
Kontingen Sulawesi Selatan berangkat ke Pesparawi Nasional XIV dengan misi memperkuat moderasi beragama.

MANOKWARI — Di tengah hiruk-pikuk kompetisi paduan suara gerejawi, kontingen Sulawesi Selatan membawa misi yang lebih dalam dari sekadar mengejar medali. Keberangkatan mereka ke Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari pada Sabtu dini hari, 20 Juni 2026, menjadi momentum untuk meneguhkan nilai toleransi dan persaudaraan lintas daerah.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, H. Aminuddin, menegaskan bahwa kehadiran jajarannya di lokasi lomba adalah bentuk komitmen nyata, bukan seremonial belaka. “Kementerian Agama Sulawesi Selatan mendukung penuh keikutsertaan kontingen Sulsel pada Pesparawi Nasional. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan, serta membawa nama baik daerah,” ujarnya.

Pesparawi sebagai Laboratorium Kerukunan

Menurut Aminuddin, ajang seni suara gerejawi ini bukan hanya soal teknik vokal atau harmoni nada. Lebih dari itu, Pesparawi menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan peserta dari 38 provinsi dengan latar budaya dan tradisi yang berbeda. Di sinilah nilai-nilai moderasi beragama diuji dan dirawat melalui interaksi langsung.

“Pesparawi bukan hanya arena perlombaan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan yang mempererat persaudaraan antarumat, memperkokoh nilai toleransi, serta memperdalam penghayatan nilai-nilai keagamaan melalui seni dan budaya,” tambah Aminuddin.

Dukungan Lintas Institusi untuk Duta Suara Sulsel

Komitmen terhadap misi ini terlihat dari banyaknya unsur yang turut mendampingi kontingen. Selain Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel, rombongan juga melibatkan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sulsel Hj. Saidah Ali Yafid, Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Sulsel Merpati Sampeliling, serta sejumlah kepala Kemenag dari Kota Makassar, Kabupaten Maros, Luwu Utara, dan Toraja Utara.

Dukungan juga datang dari luar lingkungan Kemenag. Ketua PGIW Sulselbara Pdt. Yohanis Metris dan Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. Since Erna Lamba, turut memberikan perhatian khusus terhadap keberangkatan para peserta. Kebersamaan lintas institusi ini menjadi suntikan semangat bagi para duta suara Sulsel yang akan berkompetisi di berbagai kategori lomba.

Dua Misi di Kota Injil

Di Manokwari, yang dikenal sebagai Kota Injil, kontingen Sulawesi Selatan membawa dua misi sekaligus. Pertama, mengukir prestasi di panggung nasional. Kedua, menyuarakan pesan damai, toleransi, dan persaudaraan yang selama ini menjadi fondasi kehidupan berbangsa. Keikutsertaan ini sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama melalui media seni dan budaya.

Bagi Sulawesi Selatan, Pesparawi Nasional XIV bukan sekadar perebutan gelar juara. Ajang ini menjadi bukti bahwa keberagaman, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi kekuatan pemersatu bangsa, bukan sumber perpecahan.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks