GOWA — Pemkab Gowa memastikan suara anak-anak di daerah itu tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi bagian dari kebijakan pembangunan. Komitmen itu diwujudkan melalui Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa dan pengukuhan Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Gowa yang berlangsung di Hotel Royal Bay, Makassar, belum lama ini.
Anak Sebagai Agen Perubahan dalam Pembangunan Daerah
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, menegaskan bahwa pemilihan Duta Anak bukan sekadar ajang unjuk bakat. Menurutnya, ini adalah sarana strategis untuk membentuk karakter anak-anak sebagai generasi penerus yang cerdas, peduli, dan berdaya saing.
“Anak-anak adalah agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk memajukan daerah kita. Pemilihan Duta Anak ini juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk menyuarakan aspirasi serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Pengukuhan Forum Anak: Ruang Partisipasi yang Lebih Luas
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham, menjelaskan bahwa pengukuhan Forum Anak tingkat kecamatan merupakan upaya pemerintah memberikan ruang partisipasi yang lebih luas kepada anak-anak. Forum ini diharapkan menjadi jembatan antara anak-anak dan pemerintah dalam menyampaikan kebutuhan serta persoalan yang mereka hadapi.
“Dari program ini kami optimis dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sosialnya, sekaligus memperkuat peran anak sebagai subjek pembangunan dan agen perubahan di Kabupaten Gowa,” jelas Kawaidah.
Mempertahankan Status Kabupaten Layak Anak
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Gowa untuk menguatkan status Kabupaten Layak Anak (KLA). Andy Azis menekankan bahwa dalam konsep KLA, suara anak harus didengar, hak-haknya dipenuhi dan dihormati, serta potensinya dikembangkan secara optimal.
“Selamat dan semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan komitmen. Jadilah pelopor dan pelapor, menjadi contoh yang baik bagi teman-teman sebaya serta berani menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan dan perlindungan anak,” tegasnya.
Kehadiran Duta Anak dan Forum Anak diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan suara, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak di Kabupaten Gowa. Mereka juga diharapkan mampu menginspirasi teman-teman sebayanya untuk terus berkarya, berprestasi, dan aktif dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Gowa sebagai Kabupaten Layak Anak.