MAKASSAR — Presiden PKS Almuzammil Yusuf menekankan pentingnya peningkatan kapasitas legislator partainya agar mampu menjadi pembela rakyat yang profesional dan berintegritas di parlemen. Arahan ini disampaikan saat menutup Bimtek Legislator PKS se-Sulawesi Selatan di Makassar, Jumat (5/6/2026).
Dalam sambutannya, Almuzammil mengapresiasi soliditas para kader yang hadir penuh tanpa terkecuali. Ia mendorong para wakil rakyat untuk terus mengokohkan struktur partai dan mematangkan strategi pemenangan di tingkat daerah.
Dihadiri Jajaran Pengurus Pusat dan Wilayah
Penutupan Bimtek ini turut dihadiri oleh Ketua Bidang Pelatihan dan Kepemimpinan Partai DPP PKS, Muh. Iqbal, beserta rombongan pengurus pusat. Dari jajaran Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Sulsel, tampak hadir Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Mallarangan Tutu, Ketua Dewan Syariat Wilayah (DSW) Muammar Zainal, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sulsel Anwar Faruq, serta Sekretaris DPW PKS Sulsel Kasman.
Momentum Sinkronisasi Visi dan Strategi
Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, menyebut kegiatan ini sebagai momentum krusial. Ia menegaskan Bimtek ini bertujuan untuk menyelaraskan visi, mengokohkan struktur, serta mematangkan strategi pemenangan partai di tingkat daerah.
"Seluruh peserta yang merupakan anggota legislatif dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan hadir tanpa terkecuali untuk menerima arahan strategis dari pimpinan pusat," ujar Anwar Faruq.
Arahan Pimpinan Pusat: Jadi Pembela Rakyat
Almuzammil Yusuf secara spesifik mengingatkan para legislator untuk senantiasa mengedepankan profesionalisme dan integritas dalam setiap tugas di parlemen. Ia menilai kapasitas individu kader menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan berakhirnya rangkaian Bimtek ini, para legislator PKS se-Sulsel diinstruksikan untuk segera turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Mereka diharapkan mampu mengimplementasikan hasil pelatihan secara langsung demi menjawab kebutuhan konstituen.