SULAWESI SELATAN — De la Fuente mengaku memahami betul kekecewaan yang dirasakan Huijsen. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangannya sebagai pelatih kepala.
Keputusan Sulit di Balik Skuad Akhir
“Saya mengerti perasaan Dean. Pemain mana pun pasti kecewa saat tidak dipanggil membela negara,” ujar De la Fuente dalam konferensi pers, dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).
Huijsen, yang tampil konsisten bersama Real Madrid musim ini, disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat di lini belakang. Namun, De la Fuente memilih opsi lain untuk mengisi pos bek tengah.
Persaingan Ketat di Lini Belakang Spanyol
Persaingan di sektor pertahanan Spanyol memang sedang sangat ketat. Nama-nama seperti Aymeric Laporte, Pau Torres, dan Robin Le Normand masih menjadi pilihan utama De la Fuente.
“Kami punya banyak pemain berkualitas di posisi itu. Dean punya masa depan cerah, tapi untuk turnamen sebesar Piala Dunia, saya harus memilih pemain yang paling siap secara taktik dan mental,” tambah pelatih berusia 63 tahun itu.
Dampak Absennya Huijsen bagi Real Madrid
Absennya Huijsen dari skuad Spanyol tentu menjadi kabar baik bagi Real Madrid. Klub asal ibu kota itu tidak akan kehilangan pemainnya selama jeda internasional dan persiapan Piala Dunia.
Huijsen diprediksi akan tetap menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang De la Fuente. Ia masih berusia 21 tahun dan dianggap sebagai salah satu prospek terbaik sepak bola Spanyol.
Jadwal dan Target Spanyol di Piala Dunia 2026
Spanyol tergabung di Grup B Piala Dunia 2026 bersama Belanda, Senegal, dan Selandia Baru. Laga perdana mereka akan berlangsung pada Juni mendatang.
De la Fuente menargetkan timnya bisa melaju hingga babak final. “Kami datang untuk bersaing. Bukan sekadar jadi peserta,” tegasnya.