MAKASSAR — Peringatan dini ini dirilis BMKG Makassar pada pukul 06.30 WITA. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengendara dan nelayan yang beraktivitas di luar ruangan.
“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Sulawesi Selatan,” tulis BMKG Makassar dalam keterangan resminya.
Daerah Mana Saja yang Berpotensi Hujan Lebat?
Pada pagi hari, cuaca umumnya berawan. Namun, hujan ringan mulai mengguyur wilayah barat dan selatan Sulsel, meliputi Makassar, Maros, Gowa, Takalar, Barru, Pangkep, Kepulauan Selayar, dan Jeneponto.
Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan meluas hampir ke seluruh provinsi. BMKG memprediksi hujan sedang akan terjadi di delapan daerah: Barru, Pangkep, Bulukumba, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, Luwu, dan Bone.
Bagaimana Cuaca Malam hingga Dini Hari?
Memasuki malam hari, kondisi langit kembali berawan. Meski begitu, hujan ringan masih berpotensi mengguyur Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Luwu, Tana Toraja, Wajo, Bone, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, dan Kepulauan Selayar.
Pada dini hari nanti, cuaca berawan mendominasi sebagian besar wilayah. Hujan ringan diprediksi masih terjadi di Luwu Timur, Pangkep, dan Kepulauan Selayar.
Suhu, Kelembapan, dan Kecepatan Angin
BMKG Makassar mencatat suhu udara hari ini berkisar antara 20 hingga 33 derajat Celsius. Tingkat kelembapan mencapai 70 hingga 100 persen, membuat udara terasa lembap sepanjang hari.
Angin diperkirakan bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan mencapai 8 hingga 30 kilometer per jam. Kondisi ini perlu diwaspadai nelayan yang hendak melaut, terutama di perairan sekitar pesisir barat dan selatan Sulsel.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk dan memperhatikan kondisi angin demi keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan.