Commodore Bangkitkan Ponsel Lipat Retro Callback 8020, Dirancang Khusus untuk Memblokir Media Sosial

Penulis: Ramli Siregar  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 05:16:01 WIB
Commodore meluncurkan ponsel lipat Callback 8020 dengan fitur pembatasan media sosial.

Christian Simpson, kreator kanal YouTube Retro Recipes, mengakuisisi merek dagang Commodore tahun lalu dengan nilai "low seven figures" — sekitar Rp 11 miliar lebih. Setelah merilis Commodore Ultimate dan Commodore 64X PC, jenama ini kini mengambil arah yang tak terduga: ponsel lipat bergaya era 80-an yang justru membatasi akses daring.

Callback 8020 menjalankan Sailfish OS, sistem operasi berbasis Linux buatan Jolla — perusahaan yang didirikan mantan karyawan Nokia. Commodore mengklaim kompatibilitas aplikasi Android mencapai "lebih dari 99 persen", termasuk Spotify, Signal, dan WhatsApp. Tapi jangan coba-coba membuka Chrome atau Twitter: semua browser dan platform sosial diblokir di level sistem.

Ponsel untuk Era "Internot"

CEO Commodore, Peri Fractic, menyebut perangkat ini sebagai sambutan untuk era "internot" — plesatan dari "internet" yang menekankan keterbatasan konektivitas. "Ada sesuatu yang pas ketika perusahaan seperti Commodore — yang meredup di tahun 90-an — kembali memasuki era Y2K tepat saat konsumen mulai beralih ke teknologi yang lebih sederhana," kata Fractic dalam siaran pers.

Ponsel ini tersedia dalam lima warna: ProtoPET White, SX Silver, Basic Beige, Founders Edition emas, dan Starlight Edition biru transparan yang terinspirasi estetika Y2K. Commodore juga menyediakan cover yang bisa ditukar dalam warna merah, pink, kuning, hijau, dan biru.

Game Commodore 64 dan Lampu LED Dome

Callback 8020 membawa beberapa game bawaan era Commodore 64, meski daftar judulnya belum diumumkan. Commodore hanya memastikan Snake tersedia karena "itu sudah hukumnya." Satu fitur unik lainnya: lampu LED berbentuk kubah di bagian atas ponsel yang akan menyala saat ada pesan masuk.

Ponsel ini jelas bukan versi lipat dari Commodore 64. Tampilannya memadukan estetika komputer tahun 80-an dengan ponsel lipat fitur dari pertengahan 2000-an. Semua tombol fisik hadir di bagian luar dan dalam, tanpa layar sentuh penuh — sebuah pilihan desain yang radikal di era smartphone saat ini.

Pre-order Mulai 30 Juni, Ketersediaan Global Terbatas

Pre-order Callback 8020 akan dibuka pada 30 Juni pukul 04.00 ET atau 15.00 WIB dengan harga 500 dolar AS. Commodore belum mengumumkan ketersediaan resmi di Indonesia atau negara Asia Tenggara lainnya.

Dengan harga setara smartphone kelas menengah namun fungsionalitas yang sangat terbatas, Callback 8020 menyasar segmen spesifik: mereka yang ingin lepas dari kecanduan media sosial tapi tetap membutuhkan akses aplikasi pesan dan musik. Sebuah ironi yang pas untuk jenama yang dulu identik dengan komputer rumahan paling populer di dunia.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: xda-developers.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top