MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 dengan melibatkan warga dari 24 kabupaten/kota. Kegiatan dipusatkan di dua titik, yakni depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel dan Lapangan Hasanuddin. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, mengajak seluruh elemen masyarakat hadir dan berpartisipasi.
Rangkaian acara dirancang sebagai ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Ada tiga agenda utama: Jalan Sehat Anti Mager, Kirab Swasembada Pangan, serta Pasar Murah dan Job Fair. Ketiganya berlangsung di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.
Pasar Murah dan Job Fair Dibuka Jumat Malam
Pasar Murah dan Job Fair di Lapangan Hasanuddin mulai dibuka Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 18.30 Wita. Panitia menyediakan voucher belanja senilai Rp50.000 bagi masyarakat yang dapat diambil saat pembukaan.
Pasar murah berlangsung hingga Minggu. Sejumlah UMKM lokal dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Andi Winarno menyebut hal itu sesuai arahan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman untuk menjaga daya beli masyarakat.
"Sejumlah UMKM lokal kita libatkan dalam pasar murah, hal ini sesuai arahan Pak Gubernur bagaimana menjaga daya beli masyarakat, jadi kita siapkan voucher belanja," ungkapnya.
Jalan Sehat Anti Mager Digelar Minggu Pagi
Jalan Sehat Anti Mager dijadwalkan dimulai Minggu, 18 Oktober 2026, pukul 06.00 Wita. Kegiatan ini menyasar masyarakat umum tanpa terkecuali.
Hadiah utama yang disiapkan panitia meliputi dua paket umrah, dua unit motor listrik, dan 10 unit sepeda. Peserta wajib mengikuti ketentuan yang berlaku untuk bisa mengikuti program tersebut.
"Kita nanti ada Jalan Sehat Anti Mager pada hari minggu, melibatkan seluruh masyarakat Sulsel untuk membudayakan hidup sehat sekaligus memanfaatkan berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi," kata Andi Winarno dalam keterangannya kepada media, Kamis (15/10/2026).
Kirab Swasembada Pangan Libatkan 24 Kabupaten/Kota
Kirab Swasembada Pangan menjadi bagian yang dirangkaikan dalam jalan sehat. Perwakilan dari 24 kabupaten/kota dan instansi lintas sektor dilibatkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat soal kemandirian pangan.
Pemprov menargetkan tiga dampak sekaligus dari rangkaian acara: meningkatkan kesehatan warga, memperkuat ketahanan pangan, dan menggerakkan ekonomi daerah. Pembukaan akses lapangan kerja lewat job fair menjadi salah satu pintu yang disiapkan.
"Harapan kita, masyarakat semakin aktif bergerak, ekonomi terus tumbuh, swasembada pangan semakin kuat, dan pembangunan infrastruktur terus berjalan untuk kesejahteraan bersama demi Sulsel maju dan berkarakter," tutup Andi Winarno.