LUWU TIMUR — Kunjungan tersebut turut didampingi Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, serta sejumlah kepala daerah yang hadir di KDKMP Sorowako. Rombongan melihat langsung aktivitas gerai koperasi yang telah menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat.
Barang yang tersedia di gerai meliputi LPG 3 kilogram, pupuk, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, hingga produk UMKM lokal. Gubernur menyebut keberadaan koperasi itu sebagai peluang memperluas akses pemasaran bagi pelaku usaha kecil di tingkat desa.
Produk Lokal Isi 70 Persen Gerai Koperasi
Andi Sudirman mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Koperasi atas upaya mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar berjalan secara bertahap.
"Alhamdulillah, kita melihat sudah ada transaksi, barang-barang bersubsidi mulai masuk, dan produk lokal juga telah mengisi gerai koperasi ini," ujarnya.
Ia menyebutkan sekitar 70 persen produk yang masuk ke koperasi tersebut merupakan produk lokal. Kondisi itu dinilai memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa sekaligus membuka akses pasar bagi UMKM setempat.
Perpres 82 Tahun 2026 Jadi Dasar Tata Kelola Koperasi Desa
Gubernur berharap tata kelola Koperasi Desa semakin kuat setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026. Menurutnya, barang-barang bersubsidi yang merupakan program pemerintah dapat disalurkan melalui koperasi sehingga masyarakat bisa terlibat dan memperoleh manfaatnya.
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menilai KDKMP Sorowako merupakan salah satu gerai yang telah berjalan sesuai spesifikasi. Ia menyebut gerai itu menjadi modal awal untuk mengembangkan usaha koperasi secara berkelanjutan.
"Kami sudah melihat langsung bersama Bapak Gubernur dan Bupati, ini adalah Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang kita sedang persiapkan untuk memasuki tahap operasionalisasinya," ungkapnya.
Menkop Minta KDKMP Dilengkapi Alat Pascapanen
Ferry berharap setiap KDKMP dapat dilengkapi dengan alat dan mesin untuk mendukung kegiatan pascapanen komoditas unggulan masyarakat. Komoditas yang disebut antara lain lada, vanili, dan produk pertanian lainnya.
"Sekali lagi kami minta doa dan dukungannya karena proses operasionalisasi ini adalah proses yang sangat penting sehingga nanti bisa memberikan keuntungan bagi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan manfaat untuk masyarakat," pungkasnya.
Peninjauan KDKMP Sorowako menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harkopnas ke-79 tingkat Provinsi Sulsel. Pemerintah daerah berharap koperasi desa dan kelurahan di wilayah itu dapat beroperasi secara bertahap mengikuti pola yang telah berjalan di Luwu Timur.